PT TPS Turunkan Warkat Dana dan EPB 40 Persen

PT TPS Turunkan Warkat Dana dan EPB 40 Persen

PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menurunkan biaya warkat dana dan Estimasi Penghitungan Biaya (EPB) dari pengguna jasa. Penurunan biaya warkat dana atau biasa disebut deposito ini merupakan bentuk pelayanan terhadap pengguna jasa yang diberikan anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia III itu.

PR & Marketing PT TPS Ardiansyah menyebutkan, semula warkat dana ini sebesar 150 persen, dan diubah menjadi 110 persen. Penurunan ini untuk memberi nilai tambah kepada customer PT TPS.

“Ketentuan ini akan berlaku mulai 15 Januari, sebagai bentuk peningkatan pelayanan bagi customer kita,” ujar Ardiansyah. Penurunan 40 persen ini agar meringankan beban keuangan EMKL.

Ardiansyah menjelaskan, warkat dana ini merupakan jaminan atau deposito yang diwajibkan customer setiap melakukan aktivitas di terminal. Dia mencontohkan bila pengguna jasa membayar Rp 100 ribu, harus memberi jaminan sebesar Rp 150 ribu atau 150 persen. Tetapi saat ini pengguna jasa atau kastamer cukup membayar 110 persennya.

Penetapan ini berdasarkan Surat Edaran dengan nomor 04/SE.AK.1.05/TPS-2014 tertanggal 9 Januari 2014 oleh Direksi PT. TPS, Direktur Utama Rahmat Satria dan Direktur Keuangan Nur Syamsiah.

“Jumlah deposit 110  persen itu belum termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen dan materai yang nilainya disesuaikan dengan ketentuan perpajakan dan besarnya transaksi,” ungkapnya.

Untuk total transaksi Rp 250.000 hingga Rp 999.000 dikenakan biaya materai sebesar Rp 3.000 per transaksi dan untuk transaksi di atas Rp 1.000.000 dikenakan biaya materai Rp 6.000 per transaksi.

Terpisah, Ketua Umum DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Timur menyambut gembira penuruna warkat dana tersebut. “Setidaknya ini meringankan beban yang kami keluarkan selama ini. Setidaknya cash flow kami sedikit terbantu,” ungkapnya. (wh)