PT Perusahaan Gas Negara  Cetak Laba Bersih Rp 5,53 Triliun

PGN-launching-mobile-refueling-unit

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mencatat kinerja positif  sepanjang 2015 dengan membukukan laba bersih USD 401,19 juta atau sekitar Rp 5,53 triliun.  Selain itu, kinerja PGN tetap baik di tengah harga minyak dunia mengalami penurunan signifikan serta nilai tukar rupiah yang berfluktuasi. Sepanjang 2015, PGN dapat membukukan pendapatan bersih sebesar USD 3,07 miliar, dengan laba operasi sebesar USD 565,49 juta, serta EBITDA sebesar USD 941,08 juta.

“Untuk mengoptimalkan kinerja perusahaan, kami melakukan berbagai upaya efisiensi sehingga mampu mencetak laba di tengah kondisi perekonomian yang sedang mengalami perlambatan,” kata Sekretaris Perusahaan PGN, Heri Yusup.

Selama periode Januari-Desember 2015, PGN menyalurkan gas bumi sebesar 1.591 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), yang terdiri dari volume gas distribusi sebesar 802 MMSCFD, dan volume transmisi sebesar 789 MMSCFD.

Heri mengatakan, sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional, PGN optimistis kinerja perusahaan juga akan semakin baik. Meskipun kondisi perekonomian mengalami perlambatan, PGN tetap mengembangkan infrastruktur gas bumi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat.

Selama 2015 PGN menyelesaikan pembangunan infrastruktur gas bumi, baik pembangunan pipa distribusi maupun pipa transmisi sepanjang lebih dari 800 kilometer (km) di wilayah eksisting maupun di wilayah baru, seperti di Kepulauan Riau, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Timur.

PGN juga telah menyelesaikan proyek pipa transmisi gas bumi Kalija I sepanjang lebih dari 200 km, proyek ini menghubungkan sumber gas Lapangan Kepodang di laut utara Jawa ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Tambang Lorok, di Semarang, Jawa Tengah milik PT PLN (Persero). “Penyelesaian proyek Kalija I tersebut merupakan bentuk dukungan PGN terhadap sektor kelistrikan nasional,” kata Heri.

Sehingga, saat ini PGN telah memiliki dan mengoperasikan pipa gas bumi sepanjang lebih dari 6.900 km. Jumlah pipa PGN ini merepresentasikan 76 persen  pipa gas bumi hilir yang ada di Indonesia.

Selain itu, PGN telah menyalurkan gas bumi ke industri dan pembangkit listrik sebanyak lebih dari 1.520 pelanggan, komersial (mal, rumah sakit, hotel) dan usaha kecil menengah sebanyak lebih dari 1.850 pelanggan, serta rumah tangga sebanyak lebih dari 107.690 pelanggan. (bst)