PT Pelni Berencana Tambah Lima Kapal

PT Pelni Berencana Tambah Lima Kapal
foto: tempo.co

PT Pelayaran Nasional (Pelni) mengaku membutuhkan sedikitnya 5 kapal laut tambahan untuk mengatasi lonjakan penumpang pada Lebaran tahun 2016 mendatang.

Penambahan armada tersebut dilakukan menyusul peraturan pembatasan maksimum jumlah penumpang yang diberlakukan oleh Kementrian Perhubungan (Kemenhub) pada tahun ini. Efek dari pembatasan tersebut mengakibatkan ribuan penumpang tak terangkut pada Mudik 2015 saat ini.

“Beberapa daerah setidaknya membutuhkan 5 kapal lagi dengan kapasitas 1.000 sampai 2.000 orang. Contohnya, rute Balikpapan-Surabaya itu mungkin kurang 1 kapal, lalu Tarakan-Balikpapan-Nunukan-Pare-pare paling tidak harus ditambah 2 kapal lagi. Bima-Labuan Bajo-Makassar 1 kapal, Dan di Kumai juga membutuhkan 1,” terang Direktur Utama PT Pelni, Elfien Goentoro, di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jumat (24/7/2015).

Untuk memenuhi kebutuhan lima kapal tambahan arus mudik tersebut, Pelni melakukan rerouting dan deviasi kapal lain. “Kami usahakan melalui rerouting dari rute lain dahulu. Tahun depan rencananya akan diberi PMN (Penyertaan Modal Negara) sebanyak 1 kapal dan 54 kapal perintis pengalihan dari Kemenhub,” papar dia.

Elfien juga mengakui keterbatasan armada yang dimiliki perusahaan pelayaran milik pemerintah itu. Dalam konteks pengawasan, dia mengimbau agar jadwal antara kapal milik swasta dan kapal milik Pelni disesuaikan.

“Armada yang dimiliki Pelni saat ini sangat terbatas, kedepan kami berencana menambah armada tersebut. Namun, saat ini yang terpenting adalah Pemerintah Daerah (Pemda) atau Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), dapat mengupayakan agar jadwal keberangkatan armada masing-masing dapat sesuai, sehingga tidak ada lagi penumpang terlantar di Dermaga,” pungkas dia. (wh)