PT KAI Tambah Kereta Eksekutif Surabaya-Jakarta

PT KAI Tambah Kereta Eksekutif Surabaya-Jakarta
Pejabat PT KAI saat launching KA Bangun Karta di Stasiun Gubeng Surabaya, (17/12/2013).

PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan KA Bangun Karta di Stasiun Gubeng Surabaya, Selasa (17/12/2013). Penambahan armada ini merespons tingginya mobilitas warga Surabaya dan sekitarnya ke Jakarta menggunakan KA kelas eksekutif.

KA Bangun Karta ini diharapkan bisa mengakomodir kebutuhan kereta api komersial melalui Surabaya Gubeng. KA ini berkapasitas 300 seat dan dipatok terisi penuh.

Manajer Angkutan PT KAI Daerah Operasi 8, Sujarwo, menyebut kereta ini hanya menambah satu kereta dari rangkaian eksisting. “Semula satu trainset membawa enam rangkaian kereta, untuk keberangkatan dari Gubeng hanya menambah satu kereta,” jelasnya.

Sementara untuk keberangkatan dari Gubeng mengambil pukul 14.45, sedangkan dari stasiun Jombang tiba pukul 16.00 dan langsung berangkat.

Sebelumnya, KA Bangun Karta ini beroperasi dari Jombang tujuan Jakarta. Tetapi PT KAI memindah operasi dengan menambah rute tujuan hingga Surabaya Gubeng.

“Tidak ada investasi yang kita keluarkan. Hanya pemindahan operasi dari Daops 7 ke Daops 8, atau lebih tepatnya, menambah rute hingga Gubeng,” tutup Eddy.

Vice President PT KAI Eddy Suryanto mengungkapkan Surabaya merupakan penyumbang penumpang kereta api terbesar untuk semua tujuan. “Untuk volume penumpang di Pulau Jawa, Surabaya dan Jakarta yang terbesar. Tetapi penyumbang terbesar masih Surabaya untuk semua tujuan,” ujarnya.

Saat ini, kereta api tujuan Surabaya-Jakarta dan sebaliknya dari Surabaya, ada 17 kereta., baik komersial maupun ekonomi. Hampir semua kereta tujuan Surabaya-Jakarta dan sebaliknya okupansinya mencapai 100 persen.

“Untuk meningkatkan okupansi jelas tidak mungkin. Karena semua kereta jarak jauh baik ekonomi maupun komersial disesuaikan kapasitas terpasang. Artinya, okupansinya 100 persen dan tidak bisa nambah,” urainya.

Eddy menambahkan, hanya untuk momen tertentu, seperti liburan Lebaran dan akhir tahun, bisa terjadi penambahan rangkaian kereta atau relasi.(wh)