PT KAI Layanan Jasa Antarbahan Makanan 2.000 Ton selama Pandemi

PT KAI Layanan Jasa Antarbahan Makanan 2000 Ton selama Pandemi

Kresnayana Yahya.foto:arya wiraraja/enciety.co

Keberadaan kereta api sebagai salah satu transportasi massal dapat menghidupkan perekonomian di tengah pandemi.

“Sekarang, pelayanan bidang logistik makin meningkat,โ€ kata Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya, dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (11/9/2020). Acara tersebut dihadiri Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto dan Manager Angkutan Barang PT KAI Daop 8 Surabaya Zaini.

Menurut Kresnayana, kereta api diharapkan tidak hanya melayani jasa angkut penumpang saja, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas jasa antarbarang atau logistik. Jasa logistik dokumen juga menjadi satu hal yang dapat dilakukan kereta api.

“Kereta api punya potensi di tengah pandemi untuk dapat menghidupkan perekonomian pelaku usaha kecil dan menengah,” tandas pria yang dijuluki Bapak Statistika Indonesia itu.

Sementara itu, Suprapto menjelaskan jika selama Maret sampai saat ini, PT KAI telah melayani jasa antarbahan makanan lebih dari 2.000 ton.

“Kami sangat bersyukur dapat terus melayani kebutuhan masyarakat, khususnya di era pandemi. Kami terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan sesuai dengan protokol kesehatan,” papar dia.

Suprapto juga memaparkan, sampai 2 Agustus 2020, terdapat kenaikan 14 persen pada rata-rata jumlah perjalanan KA per hari, yaitu sebanyak 178 KA per hari dibanding 155 KA per hari pada Juli 2020.

Pada Juli 2020, KAI melayani 1.122.357 pelanggan, naik 60 persen dibanding dengan volume pelanggan pada Juni sebesar 699.309 pelanggan.

Ada pun rinciannya, volume pelanggan KA jarak jauh pada Juli sebanyak 215.796 , naik 224 persen dibanding Juni sebanyak 66.687 pelanggan.

“Untuk volume pelanggan kereta api lokal pada bulan Juli sebanyak 906.561 pelanggan atau naik 43 persen dibanding Juni sebanyak 632.622 pelanggan,” ungkap Suprapto. (wh)