PT KA Bakal Uji Coba Kereta Perintis Sidoarjo-Mojokerto

PT KA Bakal Uji Coba Kereta Perintis Sidoarjo-Mojokerto

 

Rencana pemerintah menambah kereta perintis Sidoarjo-Mojokerto via Tulangan dan Tarik terus dimatangkan. Sedianya, Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub dan LLAJ) Jatim akan melakukan uji coba dengan pemerintah setempat.

“Koordinasi ini untuk membahas perlintasan sebidang (palang pintu). Sebab di dalam undang-undang perjalanan perkeretaapian, pengamanan dilakukan pemerintah daerah setempat. Dishub dan LLAJ Jatim juga masih perlu berbicara Pemkab Sidoarjo dan insan terkait,” ujar Kabid Perkeretaapian Dishub dan LLAJ Jatim Isa Anshori, Senin (10/3/2014)

Dia menyebutkan perlintasan sebidang yang belum dijaga cukup banyak. “Kita belum mendapat juklak dari Kementerian Perhubungan. Sambil menunggu kabar, kita secepatnya berkoordinasi,” katanya.

Hingga sekarang, Dishub dan LLAJ sendiri belum memiliki data lengkap perlintasan sebidang yang perlu dijaga di Sidoarjo. Sebab track (jalur kereta) yang akan digunakan nanti sudah lama mati dan dihidupkan kembali.

Selain melakukan koordinasi masalah perlintasan sebidang, Dishub dan LLAJ Jatim dan Pemkab Sidoarjo juga perlu membahas early warning system (EWS/ peringatan kereta yang hendak melintas). Pemasangannya berapa titik, karena terus terang kita tidak dianggarkan untuk perlintasan sebidang dan titik EWS,” tegasnya.

Diharapkan,April nanti, sudah dilakukan tahapan uji coba. Masalahnya sarana dan prasarana yang dimiliki PT Kereta Api Indonesia sudah ada, seperti rel, stasiun, dan kelengkapan lokomotifnya sudah ada.

Dibukanya rute kereta perintis ini diharapkan bisa mendorong perekonomian daerah. Sebab untuk mengakomodir penumpang daerah Sidoarjo selatan dan barat belum tertampung sepenuhnya.

Disebutkan Isa Anshori, penumpang yang ditampung mayoritas adalah pekerja yang bekerja di Surabaya.

Sementara untuk kereta yang disiapkan memiliki daya tampung 320 tempat duduk, dengan rincian tiap-tiap kereta berisi 80 tempat duduk. Sementara satu trainset terdiri dari empat rangkaian kereta.

“Saya kira sepanjang operasional, mengakomodir 80 persen dari kapasitas sudah cukup maksimal,” tuntasnya. (wh)