Proyek Trem Surabaya Tetap Sesuai Jadwal

Proyek Trem Surabaya Tetap Sesuai Jadwal

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membantah bila proyek angkutan massal cepat (AMC) berupa trem yang menghubungkan Surabaya Selatan ke Utara dikatakan molor dari jadwal. Menurutnya, pembangunan trem yang direncanakan akan dikerjakan pada tahun 2016 tetap sesuai rencana.

“Saat ini kan masih tahun 2016, jadi pelaksanaan proyek pembangunan jalurnya tetap seperti jadwal,” tegas Tri Rismaharini kepada wartawan usai peluncuran program akseliterasi di Graha Sawunggaling lantai VI kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Rabu (23/8/2016).

Wali kota perempuan pertama di Surabaya Surabaya itu lalu menceritakan bila dirinya terakhir membahas masalah pembangunan proyek trem tersebut tiga bulan lalu. Saat itu, Risma diundang rapat Sekretariat Negara (Setneg) untuk membahas masalah tersebut.

“Nah, sekarang perkembangannya seperti apa aku masih ndak tahu dan belum ada kabarnya,” lanjutnya.

Tri Rismaharini sendiri tetap memasang target seperti semula, untuk menyelesaikan proyek trem sepanjang 17,14 km yang dibangun oleh pemerintah pusat melalui kementerian perhubungan (Kemenhub) akan selesai 2 tahun lagi. “Diharapkan dua tahun lagi harus sudah bisa digunakan,” harap Risma.

Jalur trem ini sendiri nantinya akan terletak di samping median jalan dan terbentang dari Jalan Raya Darmo hingga jalan Urip Sumoharjo. Berlanjut ke Jalan Basuki Rahmat, Embong Malang ke utara hingga ke Indrapura.

Dari halte Indrapura akan dilanjutkan ke jalan Rajawali, Jembatan Merah, Veteran, Tugu Pahlawan, Siola, Genteng, Tunjungan, Gubernur Suryo, Bambu Runcing, hingga kembali ke Panglima Sudirman. (wh)