Produksi Minyak JOB PPEJ Kembali Normal

 

Produksi Minyak JOB PPEJ Kembali Normal

Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB PPEJ) bisa mengembalikan lagi produksi minyaknya sekitar 4.300 barel per hari (BPH) yang sempat turun akibat penutupan Sumur Sukowati 7 dan 10.

Kepastian tersebut disampaikan  Kepala Migas Jabamanusa Arief Sukma Widjaya menjawab pertanyaan wartawan, Senin (2/6/2014). “Dua sumur JOB PPEJ sudah beroperasi normal,” ujarnya.

Dihubungi terpisah Field Administration‎ Superitendent JOB PPEJ, Basith Syarwani membenarkan dua sumur itu sudah berproduksi lagi.  Ditambahkan, produksi Sumur Sukowati 7 mencapai 3.630 BPH dan Sumur Sukowati 10 sekitar  792 BPH.

“Total tambahan produksi sekitar 4.422 BPH. Jadi produksi yang hilang sekitar 4.300 BPH pada tanggal 27 Mei lalu, sejak Jumat lalu bisa dikembalikan lagi,” kata  Basith Sarwani.

Seperti diberitakan, akibat ledakan pada sumur 8 pad B pada Selasa (27/5/2014) dinihari lalu, produksi minyak dan gas pada sumur 7 dan 10 yang berdekatan dengan sumur 8 harus dihentikan.

Ledakan yang diikuti kebakaran pada rig NYT 15 di Lapangan Sukowati yang berlokasi di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, terjadi saat sumur 8 PAD B sedang dalam proses perawatan.

Sekalipun api terlihat membumbung tinggi, namun kebakaran itu bisa dilokasir hanya pada lokasi rig dan bisa dipadamkan tim JOB PPEJ hanya dalam waktu 30 menit

Dalam insiden itu selain menyebabkan tiga karyawan drilling terluka bakar, JOB PPEJ kehilangan produksi 4.300 BPH. Plt Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Minyak dan Gas Bumi Johannes Widjanarko memperkirakan perbaikan sumur 7 dan 10 memakan waktu sekitar 5 hari, atau tanggal 1 Juni lalu.

“Ternyata kerusakan pada sumur 7 dan 10 tidak parah. Jadi perbaikan bisa dilakukan lebih cepat dari jadwal. Sumur 7 sudah normal produksinya Mulai tanggal 28 Mei dan sumur 10 normal lagi tanggal 29 Mei,” pungkas Basith Syarwani. (wh)