Produk UKM Surabaya Makin Diminati Masyarakat

Produk UKM Surabaya Makin Diminati Masyarakat

Chandra Oratmangun menghadiri Road Show Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Kecamatan Genteng. foto: arya wiraraja/enciety.co

Belakangan, produk pelaku usaha kecil menengah (UKM) makin mendapat tempat di hati masyarakat. Masyarakat juga makin banyak memilih masakan rumahan ketimbang makanan instan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya Chandra Oratmangun dalam Road Show Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Surabaya di Kecamatan Genteng Surabaya, Jumat (13/9/2019).

“Banyak masyarakat rindu dengan masakan ibu dan nenek moyang yang dulu pernah mereka cicipi. Bagi anak-anak muda, rasa tradisional menjadi hal baru yang harus mereka rasakan. Ini karena karakter mereka yang selalu mencari hal-hal baru,” ujar Chandra.

Tidak hanya makanan, Chandra juga melihat produk-produk handicraft sangat diminati masyarakat. Produk dipilih lantaran punya model yang beragam dan kekinian. Selain itu, produk-produk lokal juga terbuat dari bahan yang aman dan disesuaikan kebutuhan pasar saat ini.

“Hal itu bisa dijadikan peluang yang harus dimanfaatkan pelaku usaha,” cetus Chandra.

Dia menambahkan, apa yang dicapai pelaku usaha anggota Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Surabaya sangat bangus. Mereka bisa membuat produk, mengemas, dan menjualnya. Ini pada gilirannya dapat meningkatkan perekonomian keluarga.

Chandra lalu menyebut pelaku usaha asal Kecamatan Genteng, Dedy Kurnia Sunarno (owner Denil Pudding Surabaya)  yang juga hadir dalam acara tersebut.

“Contohnya ada, Mas Dedy. Dengan berjualan jajanan pudding, beliau ini sudah dapat meraup omzet Rp 50 juta sebulan. Hal ini bukannya pamer, namun wajib dicontoh masyarakat Surabaya. khususnya di Kecamatan Genteng,” ajak Chandra.

Kata dia, keberhasilan Dedy tidak turun dari langit. Dia bekerja keras dan tekat kuat. Untuk itu, imbuh Chandra, ada satu hal yang dapat dilakukan masyarakat dengan ikut pelatihan Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Surabaya yang diadakan di Kaza City Mall, tiap Sabtu dan Minggu.

“Di sana panjenengan semua tidak hanya diajarkan pelatihan teknis, namun juga dibekali pelatihan managemen usaha dan strategi pemasaran. Saya sarankan datang ke sana. Belajar menjadi pelaku usaha,” paparnya.

Roadshow Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Surabaya Kecamatan Genteng berjalan sangat meriah. Dalam acara yang diikuti 40 pelaku usaha pilihan di lingkungan Kecamatan Genteng itu, dibuka dengan kesenian barongsai. (wh)

Berikan komentar disini