Produk Huraira Leather Bag Ikut Pameran Internasional

Produk Huraira Leather Bag Ikut Pameran Internasional

Direktur Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki dan Aneka Kementerian Perindustrian Muhdori (tengah) mengunjungi Galeri Huraira Leather Bag di Jalan Jambi 3, Surabaya, Kamis (23/2/2017).

Perajin tas kulit terutama handmade diharapkan agar dapat terus meningkatkan inovasi, mutu, dan karya agar dapat berkiprah di pameran internasional.

Pernyataan tersebut ditegaskan oleh Direktur Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki dan Aneka Kementerian Perindustrian, Muhdori kepada wartawan, Kamis (23/2/2017).

“Pameran internasional itu ndak bisa sembarangan pengusaha atau pengrajin tas kulit terutama handmade bisa masuk kesana. Ada akurasi atau penilaian yang dilakukan oleh pihak yang berkompeten,” terang Muhdori saat melakukan kunjungan di Galeri Huraira Leather Bag di Jalan Jambi 3, Surabaya.

Ia mencontohkan, seperti pameran Indonesia Fashion Week di Jakarta yang mengusung tema “Celebrations of Culture” pada 1-5 Februari lalu. Dalam pameran internasional ini sendiri yang diikuti berbagai negara lain, untuk negara Indonesia dari 68 yang masuk kategori, setelah diakurasi hanya tinggal 11 pengusaha atau perajin tas kulit handmade saja.

Ke-11 produk handmade tersebut dipilih karena mempunyai kareterisktik dan keunikan serta kualitas tersendiri. Namun yang diprioritaskan produk handmade, bukan produk pabrik jadi antar 1 produk dengan lainnya berbeda, karena masing-masing memiliki kekhasan tersendiri.

“Dari 11 yang terpilih, hanya 1 dari Jawa Timur, yaitu Huraira Leather Bag yang diperbolehkan ikut setelah dilakukan akurasi oleh Ivan Gunawan, Jenny Han, dan Nita Seno Adji,” ujarnya.

Siti Huraira owner Huraira Leather Bag, mengatakan dengan tampilnya produk di pameran internasional membuat banyak kesempatan untuk tampil di event mancanegara lainnya.

Ia diundang oleh kedutaan besar India untuk mengikuti pameran disana. “Tanggal 25 Februari ini saya berangkat ke India untuk mengikuti pertemuan terlebih dahulu sebelum pameran India International Leather Fair 2017 di Kolkata tersebut diadakan,” kata Siti Huraira.

Selain itu, ia juga mengaku mendapat pesanan khusus dari Iriana Jokowi (istri Presiden Jokowi) usai mengikuti pameran di Istana Cipanas pada acara yang diselenggarakan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE). Iriana Jokowi kemudian memesan tas untuk dirinya. Sebelum membuat pesanan tersebut, Siti Huraira diharuskan mengirimkan design dan bentuk tas terlebih dahulu. (wh)