Presiden SBY Bakal Keluarkan Dua Perppu

 

Presiden SBY Bakal Keluarkan Dua Perppu

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) rencananya akan menyerahkan dua peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pertama Perppu pembatalan Undang-Undang (UU) Pilkada dan kedua, Perppu untuk mengubah bagian di Undang-Undang (UU) Pemerintah Daerah (Pemda).

“Yang pertama itu mengganti undang-undang pilkada, kenapa diganti karena azasnya berubah jadi, prinsip tidak langsung menjadi yang langsung,” kata Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana di kantor presiden, Jakarta, Kamis (2/10).

Sementara perppu yang kedua adalah untuk membatalkan dua pasal dalam UU Pemda sehingga bukan membatalkan UU-nya. Namun karena dalam pasal itu harus dihilangkan kewenangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memilih kepala daerah dalam kaitan dengan UU Pilkada.

Malam ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali mengadakan rapat terbatas. Salah satunya menindaklanjuti Perppu Pilkada yang malam ini rencananya akan ditandatangani dan segera dikirim ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Hanya kewenangan DPRD itu saja yang ditarik,” kata dia lagi soal poin yang dipermasalahkan perppu dalam UU Pemda.

Seperti diketahui, Perppu ini sebagai bentuk ketidaksetujuan atas keputusan DPR yang meloloskan UU Pilkada. Dimana dalam  undang undang ini, pemilihan Kepala Daerah diubah dari langsung menjadi tidak langsung dengan lewat DPRD.

Meski SBY terlihat menentang, anenhnya Fraksi Demokrat di DPR RI justru lakukan aksi walk out saat pengesahan UU ini. Akibatnya, kubu pendukung Pilkada langsung yang dimotori  PDI Perjuangan kalah telak. (bst/ram)