Presiden-Menteri Dapat Fasilitas Luxury Gratis Tak Berbatas

Presiden-Menteri Dapat Fasilitas Luxury Gratis Tak BerbatasPeraturan Presiden (Perpres) Nomor 105/2013 pada 16 Desember 2013 yang memutuskan pemerintah memberikan pelayanan kesehatan paripurna melalui mekanisme asuransi kesehatan dengan fasilitas luxury kepada menteri dan pejabat tertentu bakal diteken Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dalam Perpres ini mulai berlaku sejak ditandatangani dan dikeluarkan untuk pelengkap Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang mulai diterapkan 1 Januari 2014, dimana pejabat negara dari presiden, menteri, anggota DPR, dan pejabat tinggi negara lainnya berobat gratis dan juga bagi anggota keluarganya.

Wakil Ketua Komisi Keuangan DPR RI Harry Azhar Azis mengatakan, tanpa perpres itu selama ini pejabat negara sebenarnya telah mendapat fasilitas berobat gratis melalui Askes golongan VVIP, termasuk istri dan 2 orang anak. Jadi, menurut Harry, kalau pejabat negara memiliki 5 orang anak yang ditanggung negara hanya dua orang.

“Untuk menteri  dan bahkan Presiden dan Wakil Presiden programnya berbeda, dengan fasilitas luxury dan tidak terbatas,” kata Harry ketika dikonfirmasi, Sabtu (28/12/2013).

Menurut Harry, dengan Perpres itu tidak mengubah, menambah atau mengurangi, program yang sudah ada sekarang.

“Hanya karena mulai 1 Jan 2014 Askes sudah tidak ada, jadi Perpres itu menjembatani perubahan dari Askes ke BPJS Kesehatan,” terang dia.

Dikatakan BPJS Kesehatam tentu dimaksud untuk seluruh penduduk Indonesia tanpa kecuali, dan mendapatkan pelayanan kesehatan dasar.

“Pada kelompok tertentu, bila seorang penduduk ingin mendapatkan pelayanan atau fasilitas luxury, ya dia harus keluarkan tambahannya dari kantong pribadi atau ikut program asuransi kesehatan optional yang banyak ditawarkan oleh perusahan-perusahaan  asuransi, baik di Indonesia maupu di luar negeri,” jelasnya. (tribun/wh)