Presiden Jokowi Lepas 15 Kereta yang Diekspor ke Bangladesh

Presiden Jokowi Lepas 15 Kereta yang Diekspor ke Bangladesh
Kereta penumpang produksi PT INKA (Persero) yang akan diberangkatkan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Sebanyak 15 unit kereta penumpang akan diekspor oleh PT INKA (Persero) ke Bangladesh yang direncanakan dilepas Presiden Indonesia Joko Widodo pada 31 Maret esok melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Pengiriman ini merupakan bagian dari kontrak pengadaan 150 unit gerbong kereta yang dimenangkan oleh perusahaan plat merah yang bertempat di Madiun, Jawa Timur  dengan menggandeng pihak China untuk memenangkan proyek senilai USD 150 juta atau sekitar Rp 2,16 triliun.

Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berhasil menang tender pengadaan kereta penumpang berbagai tipe di Bangladesh setelah mengalahkan beberapa produsen kereta dari India dan China. Pengiriman nantinya akan dilakukan secara bertahap setiap bulannya hingga Agustus 2016. INKA pada tahun 2006 telah mengekspor kereta penumpang ke Bangladesh.

Sebelumnya, Direktur Utama INKA, Agus Purnomo mengatakan perseroan sudah mengantongi kontrak pengadaan kereta penumpang dari Bangladesh dengan nilai USD 72 juta. Dalam proses pengadaan kereta tersebut, INKA mengalahkan produsen dari China.

“Tapi yang saat ini kami sedang ikut tender pengadaan kereta lagi di Bangladesh senilai USD 150 juta. Biasanya kami head to head dengan China, tapi untuk tender kali ini kami kolaborasi dengan China,” kata Agus Purnomo. (wh)