Presiden Bayar Zakat melalui BAZNAS

Presiden Bayar Zakat melalui BAZNAS

Pada Tahun 2016 masyarakat yang telah berzakat (Muzakki) melalui BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ sebanyak 4.181.078 jiwa.

Bambang mengatakan BAZNAS juga mengupayakan berbagai inovasi layanan pembayaran zakat masyarakat. BAZNAS terus memperbaiki kemudahan berzakat baik melalui kanal perbankan, konter, dan jemput zakat.

Saat ini BAZNAS proaktif menyediakan layanan kemudahan berzakat digital dengan berbagai “platform” dan “portal e-commerce” untuk memberikan kemudahan berzakat, tidak saja bagi masyarakat Indonesia di tanah air, tetapi di luar negeri.

Tidak cukup dengan itu, BAZNAS juga meluncurkan gagasan INKLUSI ZAKAT yakni sebuah gerakan mengajak sebanyak mungkin lapisan masyarakat ikut dalam kampanye zakat dan menjadi agen zakat bagi masyarakat di semua lapisan.

Pada hari ini BAZNAS bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memulai program penghimpunan zakat melalui 328.466 agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai).

Program Laku Pandai dilaksanakan oleh 19 bank umum dan 2 bank umum syariah yang tersebar di 508 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi.

Ketua OJK, Muliaman D Hadad mengatakan zakat juga memiliki keterkaitan dengan inklusi keuangan karena baik zakat dan inklusi keuangan sama-sama berperan penting dalam mengurangi kemiskinan. (ant/wh)