Presiden Bayar Zakat melalui BAZNAS

Presiden Bayar Zakat melalui BAZNAS

Bambang juga mengungkapkan langkah Presiden ini juga dilaksanakan oleh 10 Gubernur, yaitu Gubernur Jawa Barat, Banten, Lampung, Jambi,  Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur masing-masing juga menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Provinsi.

“BAZNAS pada periode pengurusan 2015-2020 ini telah bertekad menggelorakan gerakan zakat dalam semua aspeknya. Kami menamakan gairah peningkatan zakat di seluruh Indonesia ini sebagai Kebangkitan Zakat, dan era ini kami sebut sebagai era Kebangkitan Zakat,” ujarnya.

Dalam pendistribusian dan Pendayagunaan zakat, BAZNAS mengembangkan berbagai program pemberdayaan seperti Rumah Sehat BAZNAS, yakni layanan kesehatan gratis bagi warga kurang mampu yang saat ini telah berdiri di lima Kota.

Selain itu BAZNAS juga membangun “Zakat Community Development” (ZCD), berupa program Pengembangan komunitas dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki masing-masing daerah.

Setiap tahun dalam skala nasional, kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS terus meningkat.

Hal ini dibuktikan dengan jumlah penghimpunan yang terus naik, dimana pada 2016 BAZNAS berhasil mengumpulkan zakat, infak/sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya sebesar 37,45 persen atau setara dengan Rp5,017 triliun yang dikumpulkan dari BAZNAS, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/ Kota dan Lembaga Amil Zakat.

Jumlah ini meningkat dari Pengumpulan 2015 sebesar Rp3,650 triliun, ungkap Bambang.