Presdir Toyota: Penjualan Mobil Tahun Ini Tidak Riil

Presdir Toyota: Penjualan Mobil Tahun Ini Tidak RiilPresiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM), Johnny Darmawan menyebutkan nilai penjualan tinggi produk mobil keluaran Astra tahun ini tak sesuai produksi yang dilakukan. Hal tersebut, karena naiknya suku bunga bank yang dan pelemahan nilai rupiah saat ini.

Johnny mengatakan, besarnya penjualan TAM pada tahun ini sebagian besar lebih didorong oleh banyaknya diskon yang diberikan perusahaan. “Jadi, tidak rill menurut saya, dengan diskon dan promosi membuat orang yang tidak mau beli jadi beli. Orang juga mikir kan, dengan dolar Rp12.000 itu masa tidak naik harga,” ujarnya.

Dia menuturkan dengan munculnya produk baru mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) saat ini, sedikit banyak mendorong penjualan perusahaan. Namun, dominasinya sudah mulai mengalahkan varian sebelumnya yang menjadi salah satu produk andalan TAM.

“Dengan adanya LCGC itu Avanza dan Xenia turun. Lihat saja, pasar saat ini secara total kan sama 100.000-an unit per tahun. LCGC, plus Daihatsu itu 6.000-an unit lah, Agya sama Alya,” ungkapnya.

Sebagaimana pernah ditulis enciety.co, sebelas bulan 2013 berjalan, Toyota Indonesia sudah mendekati total penjualan tahun lalu. Hingga November, ritel TAM sudah mencapai 391.391 unit, atau naik 8 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Dengan ini TAM yakin, penjualan tahun lalu sebanyak 402.000 unit bisa dilewati.

”Optimislah, tinggal 11.000 lagi sudah melampaui (total 2012) dengan model yang lebih banyak,” Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor (TAM), Rahmat Samulo.

Optimisme Samulo wajar karena model-model andalan, seperti Avanza  sudah terjual 193.000 unit atau hampir setengah dari penjualan TAM. Kijang Innova sudah terjual 59.000-an unit, Rush  31.000 unit dan Fortuner hampir  20.000-an unit. (via/bh)