Prajurit TNI AL Waspadai Bahaya Kanker dan Penyakit Jantung

 

Prajurit TNI AL Waspadai Bahaya Kanker dan Penyakit Jantung

Sedikitnya 300 prajurit dan Pegawai Negeri Sipil di Markas Komando Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V Surabaya mengikuti Seminar mewaspadai kesehatan tentang kanker dan Jantung. Ini mereka lakukan dalam rangka Hari Kesehatan 2014 yang digelar di Dinas Kesehatan Lantamal V, Senin (3/11/2014).

Kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) lantamal V Surabaya, Kolonel Laut (K) Junaidi Nursiwan. Dalam sambutannya ia menegaskan, acara tersebut dilakukan bukan sekadar sebagai bentuk seremonial hari ulang tahunnya Kesehatan TNI AL.

“Ini merupakan hari kesehatan bagi kita semua. Untuk itu mari kita semua untuk merenungkannya karena sehat adalah milik kita semua jadi kitalah yang harus menjaganya,” tegasnya.

Dalam agenda seminar yang dibagi atas dua sesi tersebut diawali tentang sosialisasi Kesehatan kanker. Disampaikan oleh Letkol Laut (K) dr. Wayan Maha Putra Sp. R. Conk. menerangkan bahwa kanker bukan hal yang tabu untuk dibicarakan.

“Dengan mengerti apa itu kanker, kita dapat melakukan pencegahan, atau tindakan pengobatan dengan memahami tentang kanker itu sendiri. Apa kanker itu ganas, jinak, kanker kulit, kanker payudara dan lainnya,” bebernya.

Menurut Wayan, terdapat tanda dan gejala yang khas, Pada hampir semua Kanker. Bila diteliti secara seksama terdapat Gejala Kanker seperti adanya benjolan pada payudara seorang perempuan dibarengi dengan badan meriang. Setelah itu keluar keringat pada telapak tangan dan kaki yang akan membahayakan bagi para  penderita.

“Apabila sudah mengetahui gejala-gejala awal kanker ini, agar segera konsultasi dengan dokter spesialis. Setalah itu akan dilakukan tindakan pemeriksaan lebih lanjut dan berkala sehingga bisa ditangani secara cepat dan tepat,” terangnya.

Selain itu, ia juga membahas tentang bagaimana cara mencegah Kanker. Pertama pola atau  Gaya Hidup Sehat yaitu Makanan sehat dan bergizi. Di antaranya makananan empat sehat-lima sempurna. Komosisinya Wayan menyebutkan buah 17 persen dan sayur 21 persen.

“Hindari makanan pengawet, perasa, pewarna, tinggi lemak, dibakar, Hindari merokok, sex bebas, Hindari pancaran sinar matahari secara langsung,” urainya panjang.

Sementara itu, di sesi kedua giliran Letkol Laut (K) Benny Jovie dr. SpJp yang kesehari-harinya berdinas sebagai Sub Dep Kardiologi RSAL. Dr. Ramelan Surabaya yang menyampaikan tentang penyakit Jantung coroner. Menurutnya, Penyakit Jantung merupakan salah satu penyakit yang mematikan di dunia.

“Terhitung sebanyak 22 persen kematian di dunia disebabkan oleh penyakit jatung,” ungkapnya.

Macam-macam penyakit jantung menurutnya antara lain Penyakit Jantung coroner,  Hipertensi dan jantung hipertensi, Demam rematik dan jantung rematik, Gagal jantung dan Aritmia Kardiomiopati Jantung bawaan, dan lain sebagainya.

“Faktor risiko penyakit jantung coronel yaitu di antaranya Hipertensi, Diabetes Mellitus, Dislipidemia, Obesitas, F VII dan F VIII,” pungkasnya. (wh)