PPP Kubu Romi Klaim Muktamar di Surabaya Legal

PPP Kubu Romi Klaim Muktamar di Surabaya Legal
Sekjen PPP Romahurmuzy (dari kiri) bersama Menteri Agama Lukman Hakim, dan Wakil Ketua Umum PPP, Emron Pangkapi dalam pembukaan Muktamar PPP ke VIII di Empire Palace Surabaya, Rabu (15/10/2014).

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (Sekjen PPP), Romahurmuzy (Romi) klaim bahwa Muktamar VII yang diselenggarakan kubunya di Empire Palace Surabaya, Rabu (15/10/2014) legal dan sah.

Menurutnya, sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) Pasal 8 dijelaskan bahwa jika Ketua Umum tidak hadir maka proses berjalannya Muktamar diambil alih Sekjen PPP.

“Pada rapat harian yang diselenggarakan pada 9 September lalu telah disepakati untuk segera menyelenggarakan Muktamar selambat-lambatnya satu bulan setelah Pemilu 2014 selesai. Pada rapat saat itu juga dihadiri Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali (SDA) dan juga menyepakati bahwa Muktamar dilakukan di Surabaya,” bebernya di Surabaya, Rabu (15/10/2014).

Pada rapat harian saat itu, Romi menjelaskan juga disepekati siapa saja yang menjadi panitia penyelenggara Muktamar VIII di Surabaya. Romi juga mengatakan bahwa SDA juga terlibat dalam pemilihan panitia Muktamar saat itu.

Kepada hampir seribu kader partainya, Romi juga menjelaskan ketidak-hadiran SDA dalam pembukaan Muktamar Rabu sore itu tidak menjadi persoalan penting. Katanya, ini setelah melihat pasal 8 AD ART PPP yang dijelaskan jika Ketua Umum sesudah diundang tapi tidak hadir dapat digantikan oleh kapasitas Sekjen.

“Saat ini ada sedikitnya 28 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dari 33 DPW se Indonesia telah hadir. Selain itu ada 881 Utusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari sekitar 1400 Pengurus DPC di daerah di seluruh Indonesia. Ada 405 DPC dari 575 DPC yang ada,” tegasnya.

Menurut Romi, jumlah kader yang mengikuti Muktamar kali ini lebih dari separuh. artinya telah dinyatakan quorum dan sah. Ini juga menempatkan posisi Sekjen yang tidak hanya mencakup urusan surat menyurat tapi sebagai poros partai untuk menentukan pemimpin PPP mendatang.

“Hanya saja kita belum bisa kerja optimal lantaran tidak memiliki kantor, itu saja. Karena itu, kita harus terus maju. Partai ini harus maju, jangan sampai tersandera oleh satu atau dua orang semata,” imbuhnya.

Romi juga berkelakar bahwa ihwal pemilihan Kota Surabaya sebagai tempat Muktamar partai dikarenakan Surabaya terkenal sebagai Kota Pahlawan. Menurutnya penanaman jiwa kepahlawanan kepada kader dianggap sangat penting.

“Karena segelintir pengurus kita telah melanggar AD ART,” sindirnya.

Romi juga meneruskan sambutannya, agar kadernya menjadi manusia yang bisa sadar diri. “Kita harapkan kader PPP menjadi kader yang bukan rumongso biso (merasa bisa) tapi biso rumongso (bisa merasa),” pesannya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PPP, Emron Pangkapi melihat polemik partai PPP telah meluas. Terlebih ada sejumlah orang yang berusaha menyandera partai berlambang ka’bah itu. “Karena itu, sebaiknya dilakukan Muktamar, ini adalah tindak lanjut kami setelah sebelumnya melakukan rapat harian. Tidak ada pun yang boleh, anggota partai yang berjalan diluar dari konstitusi partai,” tuturnya.

Dari pantauan enciety.co selain sejumlah pimpinan DPW hingga dewan kehormatan PPP yang hadir, sejumlah pimpinan partai dari poros Koalis Indonesia Hebat (KIH) pun turut menghadiri undangan Romi Cs. Di antaranya Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo, Sekjen Hanura Dossy Iskandar Prasetyo, Sekjen PKB, dan beberapa petinggi dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem). (wh)