PP Optimistis Capai Target meski Pasar Properti Melemah

PP Optimistis Capai Target meski Pasar Properti Melemah
foto: bumn.go.id

Meskipun kondisi pasar properti masih lesu akibat melemahnya ekonomi nasional dan global, tapi PT PP Property Tbk – anak usaha PT Pembangunan Perumahan (PP), tetap optimistis mencapai target penjualan tahun ini sebesar Rp 325 miliar

Lukman Hidayat, direktur pengembangan bisnis PT PP, menegaskan saat ini secara umum pasar properti memang mengalami penurunan akibat melemahnya daya beli masyarakat. Namun demikian pihaknya tetap optimis penjualan proyek utamanya di Surabaya, The Grand Sungkono Lagoon tetap on the track.

Hal ini terlihat dari besarnya animo masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Hingga kemarin,  tower satu (Venetian) sebanyak 518 unit sudah sold out. Bahkan pembangun sudah dimulai dan sudah masuk lantai 7. Sementara tower dua (Caspian) dari 578 unit sudah terjual 40 persen dengan harga Rp 1-4 miliar.

“Sampai akhir tahun nanti kami targetkan penjualan mencapai 65 persen. Semua unit akan habis tahun depani,” ujar Lukman Hidayat kemarin usai groundbreaking  Grand Sungkono Lagoon.

Dijelaskan, secara nasional tahun ini pihaknya menarget penjualan Rp 325 miliar. Dari jumlah tersebut sekitar 30-35 persen disumbangkan dari projectnya di Surabaya, The Grand Sungkono Lagoon (GSL). Project lainnya yang tengah dikebut diantaranya adalah runah susun Gunung Putri Square, Bogor.

Hingga kemarin, pembangunan superblock GSL terus dikebut. Bahkan pihaknya mengaku tidak terimbas dengan gonjang ganjing ekonomi saat ini. Semua diharapkan akan sesuai target awal. Pmebangunan Tower satu sudah masuk lantai tujuh. Sementara tower dua diharapkan akan selesai dua tahun lagi.

“Setelah ini akan kami lanjutkan tower  tiga dan empat. Yang ini agak beda karena ada hotelnya dan office-nya. Sekarang lagi didesain. Kalau sudah selesai akan kami jelaskan detailnya. Kami juga ada beberapa laindbank ldi Surabaya yang akan segera kami kembangkan,” tambahnya.(wh)