Porsi yang Tepat Menyajikan Cheese Tea

Porsi yang Tepat Menyajikan Cheese Tea

foto:arya wiraraja/enciety.co

Cheese tea menjadi menu yang dibedah dalam pelatihan food & beverage Pejuang Muda Surabaya.

“Cheese tea merupakan varian dari minuman teh tarik susu,” ujar Arief Kurniawan, mentor Pejuang Muda Surabaya, di sela pelatihan yang diadakan di Kaza City Mall, Sabtu (14/9/2019).

Kata dia, dengan menambahkan beberapa bahan, maka rasa dari teh tarik susu dapat lebih bervariasi. Contohnya, jika menambahkan cream cheese dan bahan keju cheddar, rasanya akan lebih gurih seperti minum teh yang rasanya keju.

Untuk membuatnya, terang Arief, ada beberapa bahan yang perlu disedikan. Yakni,  fresh milk full cream, keju cheddar, maizena, whipped cream powder, air mineral, es batu, black tea, dan gula cair.

Caranya, panaskan air lalu seduh black tea lalu tiriskan. Setelah itu parut keju cheddar lalu campurkan dengan fresh milk yang telah dipanaskan dengan menggunakan api kecil. “Setelah larut, tambahkan maizena lalu aduk hingga tercampur,” jelas Arief.

Kemudian, imbuh dia, gcampurkan whipped cream powder dengan air dingin. Lalu kocok hingga mengembang. Larutan ini digunakan untuk topping pada saat penyajian. Selanjutnya, campurkan cream cheese dengan fresh milk hingga merata, lalu tambahkan whipped cream di atasnya.

“Minuman ini bisa disajikan dalam keadaan panas. Namun, saat ini kita menyajikan minuman dalam keadaan dingin. Sesuai selera. Karena saat ini sedang musim panas, lebih baik kita menyajikan minuman ini dalam keadaan dingin,” tutur Arief.

Arief juga memberikan masukan. Untuk penyajian dalam kemasan gelas yang bisa dibawa ke mana-mana sangat dianjurkan. “Kita bisa kemas seperti dalam kemasan gelas air mineral ukuran 250 ml yang dipress. Jadi minumnya pakai sedotan,” ucapnya.

Arief menegaskan, pemilihan ukuran gelas saji sangat penting. Bagi dirinya, gelas saji dengan ukuran 250 ml adalah standar yang digunakan dalam menyajikan minuman seperti teh tarik.

“Kalau porsinya besar, konsumen malah tidak suka. Untuk menyiasatinya, kita bisa buat paket kemasan. Kalau kemasan lebih besar, ya kita jual dengan harga agak mahal. Bisa Rp 15 ribu. Kalau yang ukuran 250 ml bisa Rp 10 ribu. Jadi kita bisa fleksibel menentukan porsi dan harganya,” tegas dia. (wh)