Ponsel Moto Jadi Merek Premium Lenovo

Menyusul rampungnya akuisisi Motorola Mobility dari Google di Q4-2014, Lenovo kini menawarkan smartphone dengan merek Lenovo dan Moto ke seluruh dunia. Di Indonesia, ponsel pertama Moto yang sudah mendukung 4G sudah mulai diproduksi di Serang, Banten, bekerjasama dengan mitra pabrikan lokal PT. Tridharma Kencana (TDK).

Baik merek Lenovo maupun Moto, keduanya dipegang oleh Lenovo Indonesia. Agar tidak menimbulkan kebingungan, produk dari kedua merek tersebut dibuat untuk segmen pasar yang berbeda.

Country Lead Mobile Business Group Lenovo Indonesia, Adrie R. Suhadi memaparkan, merek Lenovo akan mengisi segmen menengah dan affordable (terjangkau), sementara produk-produk Moto akan menyasar segmen affordable dan premium. “Untuk segmen Lenovo dan Moto akan coba kita pisahkan. Moto akan diposisikan sebagai merek smartphone premium dari Lenovo. Ke depannya bisa jadi ada perkembangan, apakah nanti namanya Lenovo Moto, atau ada single brand saja,” ucap Adrie di acara pengumuman TKDN Motorola, di Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Namun untuk tahap pertama ini, ponsel Moto yang lebih dulu diproduksi Lenovo adalah Moto E3 Power untuk segmen affordable dengan harga Rp 1 jutaan. Untuk segmen premium, modelnya akan segera diproduksi dalam waktu dekat. “Dengan mulai diproduksinya merek Moto, kapasitas produksi Lenovo di pabrik Serang juga akan meningkat jadi 2,5 juta unit per tahun,” tambah Adrie. (bst)