Polres Tanjung Perak Amankan BBM untuk Nelayan

 

Polres Tanjung Perak Amankan BBM untuk Nelayan

Guna menjaga tidak terjadi gejolak di antara nelayan terkait menipisinya bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Polres Tanjung Perak meminta kepada 15 pengusaha SPBU di wilayahnya untuk melayani penjualan BBM bagi warganya.

Ini dikhawatirkan bila tidak tertata dengan baik, maka masyarakat nelayan tidak dapat lagi menjalankan aktivitasnya.

Kapolres Tanjung Perak AKBP Aries Syahbudin mengatakan, pihaknya membawahi wilayah Kenjeran hingga Greges Surabaya. “Wilayah kami paling banyak masyarakat yang mata pencahariannya sebagai nelayan,” katanya, Kamis (28/8/2014).

Menurut di, biasanya para nelayan tersebut beli BBM jenis solar dengan memakai jeriken. Pertamina sendiri telah melarang pembeli BBM bersubsidi untuk membeli minyak dengan memakai jerigen. Ditakutkan akan dilakukan penimbunan.

Pihak Polres Tanjung Perak sendiri berupaya agar para nelayan tetap dilayani pembeliannya agar tetap dapat melaut guna mencari ikan. “Mungkin para nelayan nantinya dibuatkan surat khusus untuk ditunjukkan kepada SPBU untuk beli bbm lewat jerigen,” tandas dia. (wh)