Polres Tanjung Perak Amankan 23 Burung Langka

Polres Tanjung Perak Amankan 23 Burung Langka
AKP Lily Djafar tunjukkan burung yang dimasukkan botol mineral dan berhasil diamankan.

Sebanyak 23 burung yang dilindungi pemerintah diamankan petugas Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Ke-23 satwa tersebut  terdiri dari seekor burung bayan dan seekor burung kakaktua dan 21 kakaktua berjambul kuning.

Burung-burung langka ini diamankan dari sebuah KM Tidar tujuan Papua ke Jakarta. “Kami mendapat informasi bila ada pengiriman burung di kapal tersebut. Sewaktu singgah di Pelabuhan Perak Surabaya berhasil kami amankan burung-burung tersebut,” kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Aldy Sulaiman, Senin (4/5/2015).

KM Tidar sendiri adalah kapal penumpang dengan tujuan Papua-Ambon-Makasar-Surabaya-Jakarta. Dengan pengamanan burung yang akan diselundupkan ini, berarti Polres Pelabuhan Tanjung Perak sudah tiga kali ini gagalkan penyelundupan satwa.

Aldy menambahkan, ada dua pengungkapan dalam kasus ini. Dan ada satu orang yang bernama  Mulyono (36), warga Rembang yang hingga kini masih dimintai keterangannya karena membawa burung bayan dan seekor burung kakaktua.

“Untuk 21 burung kakaktua lainnya masih kami selidiki siapa yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Mulyono sendiri saat ditangkap mengaku bila burung bayan dan kakaktua akan dipelihara sendiri olehnya. Burung itu disita dari dek 6 dan dimasukkan ke kardus mie.

“Sebelumnya burung ini saya masukkan ke sebuah jeriken bekas minyak goreng. Burung bayan hijau dan kakaktua tersebut ditekuk sedemikian rupa agar bisa masuk ke jeriken tersebut. Baru dimasukkan lagi ke kardus,” kata Mulyono.

Sementara untuk temuan 21 burung kakaktua masih diselidiki. Puluhan unggas dilindungi itu ditemukan di dek 3, namun tak ada pemiliknya. Puluhan unggas tersebut dimasukkan ke botol air mineral dan soft dring bervolume 1,5 liter.

Burung itu secara paksa dimasukkan ke botol bulat. Burung itu dimasukkan dengan posisi paruh di depan dan kakinya ditekuk.”Akan kami selidiki hingga pemiliknya tertangkap,” janji Aldy. (wh)