Polres Surabaya Razia Petasan di Pasar Kembang

 

Polres Surabaya Razia Petasan di Pasar Kembang

Polrestabes Surabaya melalui Kasat Binmas melakukan sidak di toko penjual kembang api yang berada di kawasan Pasar Kembang. Sidak yang dimulai pukul 14.00 ini dikarenakan penjualan kembang api yang mulai marak di pertengahan bulan Ramadan. Mereka mengkhawatirkan adanya penjualan mercon atau petasan yang dilakukan oleh toko penjual kembang api ini.

Kasat Binmas Polrestabes Surabaya AKBP Firmansyah mengatakan pihaknya menghimbau agar baik penjual, pengedar maupun pembeli untuk waspada terhadap mercon atau petasan.

“Petasan atau mercon sangat berbahaya. Banyak sudah korban karena barang itu,” tegasnya, Sabtu (12/7/2014).

Tidak hanya meminta keterangan dan melihat surat izin mengedarkan kembang api kepada para pemilik toko, Kasat Binmas juga bertanya kepada para konsumen atau pembeli yang kebetulan sedang berbelanja. Petasan atau mercon dilarang diperjualbelikan. Juga jangan sampai mereka mau menerima kiriman mercon dari daerah-daerahm

Untuk kembang api dengan ukuran diameter 2-8 inch juga harus ada ijin dari pihak yang berwenang. Karena dengan diameter 2 inch tersebut terdapat isi bubuk mesiu lebih dari 20 gram di dalam kembang api tersebut.

“Dari hasil penelusuran sementara belum ditemukan adanya kembang api diluar batas yang kami sebutkan tadi,” sambungnya.

Bila diketemukan maka baik penjual, pembeli dan pembuat akan diancam dengan UU darurat no 12 tahun 1951 tentang bahan peledak. Dengan ancaman hukuman kurungan seumur hidup. (wh)