Polisi Tetapkan 4 Tersangka Pasca Bentrok Dolly

Polisi Tetapkan 4 Tersangka Pasca Bentrok Dolly
papan pengumuman yang dibakar di eks lokalisasi Dolly. ft ; detik.com

Polisi telah memeriksa 24 warga dan 4 di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam Bentrok antara warga dan ratusan petugas gabungan yang terjadi pada Minggu 27 Juli 2014 siang di eks lokalisasi Dolly. Insiden tersebut dipicu keberatan warga saat petugas dari Polrestabes Brimob dan Garnisun Kota Surabaya tengah mengawal pemasangan papan pengumuman “Kampung Putat Jaya Kampung Bebas Dari Lokalisasi prostitusi”.

Seperti ditayangkan, Selasa (29/7/2014) dini hari, tiba-tiba warga yang telah memblokade jalan akses masuk ke kawasan Dolly dan Jarak membakar ban bekas. Massa juga melempar batu ke arah aparat keamanan. Bentrokan pun tak terhindarkan.

Karena warga mulai bertindak anarkis, aparat gabungan menangkap beberapa orang yang diduga sebagai provokator.

Pasca-bentrok, suasana di kawasan Dolly, Minggu 27 Juli petang kembali berlangsung normal. Warga pun melakukan kegiatan seperti semula. Begitu pula papan pengumuman penutupan kawasan prostitusi yang kembali terpasang.

Polisi mengingatkan akan bertindak tegas jika ada lagi upaya-upaya memprovokasi warga untuk menolak penutupan lokalisasi yang sudah dilakukan akhir Juni lalu.

Kasatpol PP Surabaya Irvan Widyanto menambahkan bahwa secara hukum penutupan lokalisasi memiliki dasar kuat pada Pasal 296 dan 506 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP. ”Ditambah Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Ini kelanjutan dari sikap Pemkot untuk menutup lokalisasi,” tambahnya.

Menurut Irvan, lebih lanjut pihaknya bersama lembaga pendukung pemkot Surabaya akan melakukan tindakan persuasif hingga preventif untuk memastikan bahwa lokalisasi Dolly dan Jarak benar-benar tamat. (wh)