Polda Jatim Gelar Operasi Citra Jelang Natal

Polda Jatim Gelar Operasi Citra Jelang Natal
Wadirlantas Polda Jatim AKBP Agus Santosa sematkan pita pada anggota.

Ditlantas Polda Jatim kembali menggelar operasi lalu lintas. Usai berakhirnya Operasi Zebra Semeru 2013 pada 11 Desember lalu, kali ini Ditlantas Polda Jatim gelar Operasi Citra Polantas Semeru 2013.

Wadirlantas Polda Jatim AKBP Agus Santosa mengatakan Operasi Citra tersebut dilaksanakan jelang Natal dan Tahun Baru 2014.

“Operasi Citra ini diadakan setiap tahun ditujukan untuk menciptakan kenyamanan dan ketertiban saat berlalu lintas di kalangan masyarakat,” katanya usai penyematan pita pada personel, Jumat (13/12/20143).

Menurut Agus, dengan terus menerus mengadakan operasi lalu lintas diharapkan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar).

Jumlah kecelakaan sendiri dari data yang ada sepanjang Januari hingga Nopember lalu terjadi penurunan hingga 17,82 persen atau 4.334 kasus dibanding tahun lalu.

Termasuk jumlah korban yang tewas, untuk 2013 tercatat 5.266 orang sedangan tahun lalu ada 5.915 orang.

“Jumlah kecelakaan dan korban yang meninggal mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Dan diharapkan, kejadian laka setiap tahun dapat diminimalisir dengan adanya operasi semacam ini,” sambungnya.

Tambah mantan Kapolres Magetan ini, peran stakeholder dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam kamseltibcar masih dirasakan kurang optimal.

“Dampaknya belum maksimal ketersediaan sarana dan prasarana lalu lintas jalan, rendahnya tingkat kesadaran dan disiplin masyarakat,” ujar pamen dengan pangkat dua melati di pundak ini.

Nantinya, pelaksanaan operasi ini mengutamakan kegiatan preemtif 40%, preventif 40 %, dan penindakan pelanggaran lalu lintas 20 %.

“Secara selektif prioritas terhadap pengemudi yang berpotensi menyebabkan laka,” tambahnya.

Terkait pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar, Agus menjelaskan ada beberapa tahapan dan sifatnya sosialisasi.

“Kita terus melakukan sosialisasi, penegakkan aturan sesuai yang ada. Tapi, jika tetap melanggar maka akan dilakukan penindakan. Tapi yang diutamakan edukasi,” pungkasnya. (wh)