Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Kerangka Hewan Langka

Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Kerangka Hewan Langka

Penyelundupan kerangka hewan langka yang tidak disertai dokumen resmi berhasil digagalkan Polda Jatim. Indonesia sendiri berpotensi kehilangan miliaran rupiah bila kerangka hewan langka tersebut lolos dari pantauan.

Bersama dengan pihak Mabes Polri dan Interpol dari Metropolitan Police Wildlife Crime Unit, Inggris, pihak penyidik berhasil menangkap satu tersangka yaitu BOR warga jalan Simpang Dieng I Kota Malang.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan gagalnya penyelundupan kerangka hewan langka tersebut berdasarkan informasi dari Interpol yang memberitahu bila ada kerangka hewan yang tidak disertai dokumen pengiriman dikirim melalui PT Pos Indonesia.

“Dikirim melalui PT Pos dipaketkan ke luar negeri,” tegas Awi kepada wartawan saat rilis di Kantor Humas Polda Jatim, Jumat (30/1/2015).

Diketahui bila tersangka mengirim kerangka hewan langka tersebut ke Amerika Serikat seperti Alaska, Miami, Chicago, New York, dan San Fransisco. Selain itu juga pengiriman ke Eropa, yaitu Swedia.

Berdasarkan penyelidikan diketahui bila tersangka menjalankan bisnis haram ini sejak 2006, dan telah melakukan pengiriman sebanyak delapan kali ke luar negeri.

“Di dalam rumah tersangka sendiri telah ditemukan empat kardus berisi kerangka hewan langka yang siap kirim,” ujar alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1992.

Dalam aksinya, tersangka sendiri cukup cerdik untuk mengelabuhi petugas kantor pos (PT Pos Indonesia) dengan menyertakan handycarft yang memang menjadi usaha kesehariannya. Tersangka mendapat pembeli dari Amerika Serikat (AS) lewat E-Bay.

Barang bukti kerangka hewan langka  yang berhasil disita adalah Kerangka Cekakak 85 ekor, Kerangka Kepala Paruh merah 100 ekor, Kerangka Paruh Merah masih ada bulu 30 ekor, Kerangka Paruh Hitam 10 ekor, Kerangka kepala paruh hitam 90 ekor, Bulu merak 63 buah, Kerang Terompet 5 buah, Sigung 9 ekor, Notilus 1 ekor, Kucing Hutan 1 ekor, Kerangka Kancil 1 ekor, Kerangka Kepala Rusa 1 buah, Penyu 1 ekor, Kelelawar 1 ekor, Kalajengking 1 ekor. (wh)