Polda Jatim Bongkar Jual Beli Hewan Dilindungi via Facebook

Polda Jatim Bongkar Jual Beli Hewan Dilindungi via Facebook

Ditreskrimsus Polda Jatim mengungkap penjualan binatang jenis burung yang dilindungi oleh pemerintah. Dari penangkapan satu tersangka bernama PAS warga Purwodadi Bubutan Surabaya ini, polisi berhasil menyita 12 burung jenis elang.

Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol M Nur Rohman mengatakan penangkapan tersangka berkat laporan salah satu LSM yang mengetahui perbuatan tersangka yang menjual hewan dilindungi.

“Tersangka sangat rapi menjual burung yang dilindungi tersebut dengan jalan menjual lewat media sosial facebook. Bila deal maka burung tersebut diantar langsung oleh tersangka,” kata Kombes Pol M Nur Rohman kepada wartawan, Senin (6/7/2015).

Tersangka sendiri mendapatkan berbagai jenis burung yang dilindungi dari para pemburu hewan di seluruh Indonesia. Tersangka hanya membeli Rp 500 ribu dari para pemburu tersebut.

Oleh tersangka, setiap satu burung elang dijual dengan harga Rp 5 juta. Dan syaratnya, burung-burung ini hanya dijual oleh tersangka kepada komunitas penyayang binatang.

Namun menurut perwira dengan tiga melati di pundak tersebut, walau dijual kepada komunitas penyayang binatang tetap salah karena melanggar pasal 40 ayat dua juncto pasal 21 ayat (2) huruf a dan c Undang-undang RI nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Dan lampiran peraturan Pemerintah RI nomor 7 tahun 1999 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi. “Hukumannya cukup berat hingga lima tahun dan denda Rp 100 juta,” ujar dia. (wh)