PMK Surabaya Tambah Alat Pelindung Diri

PMK Surabaya Tambah Alat Pelindung Diri

Chandra Oratmangun saat melakukan inspensi mendadak di di PMK Wiyung. Foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Risiko pekerjaan untuk menjadi seorang petugas pemadam kebakaran sungguh besar. Oleh sebab itu, Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya di tahun 2017 mendatang, akan melengkapi total segala perlengkapan yang diperlukan oleh pasukan tempur atau operasional lapangan untuk memadamkan api.

Kepala Dinas PMK kota Surabaya Chandra Oratmangun kepada enciety.co, Jumat (21/10/2016), mengatakan pihaknya akan melengkapi anggotanya dengan alat pelindung diri (APD).

“Saya telah mengecek di semua tempat pemadam kebakaran yang ada di Surabaya. Tidak hanya itu, saya juga langsung melihat apakah APD yang ada masih bagus atau tidak,” kata Chandra Oratmangun,

APD sendiri terdiri dari helm, baju dan celana tahan panas, sepatu kebakaran, kapak saku dan sarung tangan kebakaran.

Hingga kini, PMK kota Surabaya memiliki total 774 karyawan. Yang terdiri dari pasukan tempur atau operasional lapangan sebanyak 624 petugas dan sisanya merupakan tenaga administrasi.

“Hingga kini masih ada 90 persen APD yang ada. Nanti tahun 2017 diharapkan semua terpenuhi. Juga bagi APD yang telah lama minimal tiga tahun fungsinya akan berkurang. Contohnya jaket sudah memel jadi akan membahayakan petugas sendiri saat memadamkan api,” ujar dia. (wh)