PMK Surabaya Siapkan Armada pada HUT ke-69 TNI

 

PMK Surabaya Siapkan Armada pada HUT ke-69 TNI

Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya bakal membantu mengamankan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 TNI pada Selasa (7/10/2014) mendatang. PMK Surabaya bahkan menyiapkan seluruh armada miliknya.

“Pada Senin (16/9/2014), kami mendapat pemberitahuan dari panitia untuk turut membantu. Kami mengatakan siap mendukung berjalannya perayaan HUT TNI yang rencananya dipusatkan di Bandara Juanda itu,” ujar Kepala PMK Surabaya Chandra Oratmangun kepada enciety.co, Jumat (19/9/2014).

Menurut Chandra, meski pihak Bandara Juanda telah memiliki mobil pemadam kebakaran yang memadai, namun menurutnya karena ini kepentingan masyarakat umum pihaknya pun harus turut serta mendukung.

“Kami belum tahu berapa jumlah armada mobil PMK yang akan dikirim, tapi yang jelas seluruh armada di UPTD Rungkut siap meluncur,” jelas dia.

Terpisah, Kepala Badan Meterelogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Juanda Surabaya, Bambang Setiajid memastikan menjelang perayaan HUT TNI ke-69 nantinya kecepatan angin dalam kondisi normal.

“Diperkirakan kecepatan angin hanya 5 hingga 15 knot per jam saja. Ini angin timur, jadi diperkirakan akan berjalan kondusif,” ujarnya.

Artinya, menurut Bambang, dengan kecepatan angin segitu, dipastikan parade penerbangan yang akan dilakukan TNI akan berjalan mulus. Terlebih direncanakan lebih dari 200 pesawat akan terbang di atas langit Surabaya.

Sedangkan untuk cuaca sendiri, Bambang juga memastikan bahwa akan tetap pada kondisi cerah. Ini lantaran saat ini sedang dalam masa puncak musim kemarau.

“Untuk suhunya diperkirakan nanti 25 derajat hingga 34 derajat celcius,” jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dalam perayaan HUT TNI ke-69 tersebut akan didatangi langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Perayaan yang sebelumnya dijadwalkan pada Sabtu (5/10/2014) diundur  lantaran bertepatan dengan libur Hari Raya Idul Adha itu juga akan dikatakan sebagai unjuk kekuatan militer Indonesia selama lima hari berturut-turut. (wh)