PMK Surabaya Gerakkan Masyarakat Cegah Kebakaran

PMK Surabaya Gerakkan Masyarakat Cegah Kebakaran

Kepada PMK Surabaya Chandra Oratmangun

Tingginya angka kejadian kebakaran di Surabaya membuat Pemerintah Kota (Pemkot) ambil langkah antisipatif dengan menggerakkan berbagai elemen masyarakat agar bisa menanggulangi bahaya kebakaran. Ini yang membuat

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya Chandra Oratmangun terus bergerak untuk mengajak masyarakat cegah kebakaran.

Disadari Chandra, kepadatan kota metropolitan seperti Surabaya yang semakin maju berdampak terhadap meningkatnya potensi kebakaran yang semakin tinggi pula. oleh karena kerena itu dibutuhkan adanya sebuah kesadaran masyarakat yang tinggi dalam mengantisipasi serta melakukan penanggulangan  jika terjadi kebakaran.

“Intensitas kejadian kebakaran di kota Surabaya setahunnya mencapai 600 kasus. Rata-rata setiap satu hari terjadi 6 kebakaran. Yang sangat membahayakan dari kebakaran adalah asap kebakaran karena mengandung CO2 (karbondioksida),” jelasnya kepada enciety.co, Rabu (18/3/2015).

Karena itu, Chandra mengimbau jika terjadi suatu kebakaran diharapkan segera menghubungi Dinas Kebakaran. Selain itu juga dapat dilakukan upaya pencegahan dengan tidak membakar sampah semabarangan di musim kemarau. Kemudian menghindari dari hal-hal yang dapat mengakibatkan kebakaran.

“Seiring dengan banyaknya kejadian kebakaran yang yang terjadi di Surabaya, kami rutin memberikan pelatihan ke masyarakat. Baik itu dari instansi pemerintahan, industri, LSM, maupun sekolah-sekolah,” terangnya.

Chandra juga berharap masyarakat Surabaya tanggap jika ditemukan kebakaran. Di antaranya dengan mematikan aliran listrik, menyelamatkan warga, dan segera menghubungi PMK setempat. “Biasanya kurang dari 10 menit kami langsung tiba di lokasi kejadian,” paparnya. (wh)