PM Tony  Abbot Lengser, Bursa Australia Bergolak

abbott

Bursa saham Australia pada perdagangan Selasa (15/9/2015) pagi anjlok menyusul pergantian kepemimpinan yang terjadi di negera itu.  Pada pemilihan internal partai berkuasa, Partai Liberal,   Tony Abbot yang sebelumnya ini menyandang jabatan Perdana Menteri dikalahkan Malcolm Turnbull.  Dengan begitu, Malcolm akan menjadi PM Australia yang baru.

Pada perdagangan Selasa (15/9) pagi indeks ASX anjlok 0,3 persen. Sedangkan, nilai tukar dolar Australia berada di posisi 0,71 terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Selain masalah pergantian PM, investor bursa Australia juga masih menanti hasil pertemuan Bank Sentral Australia sebelumnya yang akan dipublikasikan pada pukul 11.30 waktu setempat. Bank Sentral Australia pada awal September menetapkan tingkat suku bunga sebesar 2 persen atau tidak mengalami perubahan dari yang sebelumnya.

Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street melemah pada perdagangan Senin siang waktu setempat atau Selasa dini hari WIB (15/9). Investor menunggu pertemuan bank sentral Federal Reserve minggu ini untuk menentukan tingkat suku bunga. Pelemahan juga akibat kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang akan berdampak pada pasar global.

Indeks Dow Jones dan indeks S&P 500 di Wall Street masing-masing anjlok 4 persen, dan indeks Nasdaq berkurang 0,3 persen.

Sementara itu, indeks Nikkei 225 menguat 258,95 poin atau naik 1,44 persen ke level 18.224,65 dan indeks Kospi di Korea Selatan menguat 6,95 poin atau bertambah 0,36 persen ke level 1.938,41. (bst)