PLN segera Tuntaskan Sambungan Listrik Teluk Lamong

PLN segera Tuntaskan Sambungan Listrik Teluk Lamong

 

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jatim berjanji akan secepatnya menyambungkan listrik ke Terminal Teluk Lamong. Hal itu disampaikan General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jawa Timur IB Mardawa Padangratha.

Penyambungan ini tindak lanjut dari pelunasan yang dilakukan PT Pelabuhan Indonesia III, selaku pemilik proyek Teluk Lamong. Tidak disebutkan besaran listrik dan nominal yang sudah dibayarkan.

“Aliran listrik menuju ke Terminal Teluk Lamong dalam proses dan secepatnya akan kita sambungkan,” kata General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jawa Timur IB Mardawa Padangratha, Rabu (5/3/2014).

Saat ini, proses persiapan pemasangan sudah dilakukan. Pengerjaan akan dilakukan sesuai dengan perjanjian yang dilakukan PLN dengan Pelindo III. Sebab dari perjanjian itu, disepakati pemasangan aliran listrik dilakukan secara bertahap.

Untuk pembayaran yang sempat menjadi persoalan, Mardawa menyebut pembayaran secara bertahap sudah dilakukan. “Pembayaran tahap pertama sudah dilakukan, saat ini dalam tahap proses. Mudah-mudahan dalam waktu dekat PLN sudah bisa mengalirkan listrik ke Teluk Lamong,” papar dia.

Berdasarkan kontrak kerjasama antara PLN dengan Pelindo III sebesar 16 mega watt (MW). Kebutuhan listrik itu untuk mendukung konsep green port di pelabuhan modern pertama itu. Dimana semua sumber energi berasal dari listrik, bahan bakar gas, dan tenaga surya.

Terpisah, Direktur Utama PT Pelindo III Djarwo Surjanto mengatakan, proses pemasangan listrik sudah dilakukan. Karena, pihak Pelindo III sudah melakukan kewajiban pembayaran sesuai yang di minta PLN. “Kita sudah bayar. Memang pembayaran itu melalui proses,” katanya.

Djarwo menegaskan, listrik untuk tahap awal ini bisa dinikmati dalam uji coba peralatan. Pasalnya, Teluk Lamong sedang melakukan percepatan pembangunan guna mengejar target finishing. Apalagi, pembangunan Terminal Teluk Lamong akan menjadi salah satu outlet gateway di Indonesia.

Diperkirakan beberapa peralatan bongkar muat akan tiba di Teluk Lamong sekitar April 2014 nanti. “Kemungkinan peralatan tiba sekitar bulan April. Alat itu tiba bila semua proses pengerjaan fisik tuntas, karena alat-alat canggih itu tidak boleh kotor dan berdebu,” ungkap dia. (wh)