PLN Jatim Percepat Proyek Tiga Gardu Induk di Surabaya

PLN Jatim Percepat Proyek Tiga Gardu Induk di Surabaya

Pinto Raharjo, Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Prorgam PLN Distribusi Jawa Timur, foto: arya wiraraja/enciety.co

Untuk mengimbangi laju pertumbuhan perekonomian Kota Surabaya yang mengalami akselerasi eksponensial, PT PLN Distribusi Jawa Timur telah menyiapkan beberapa Gardu Induk (GI) untuk menghadapi permintaan jumlah pasokan. Di antaranya dengan menjamin performa dari GI Kalisari dan GI Kedinding untuk menopang laju perekonomian di wilayah Surabaya Timur dan Surabaya Utara.

“Selain itu, untuk menopang pertumbuhan perekonomian di Surabaya Barat PT PLN Distribusi Jawa Timur juga telah mempercepat fungsi dari GI Bambe Karang Pilang,” kupas Pinto Raharjo, saat ditemui di kantornya, Kamis (6/4/2017).

Kata dia, perkembangan perekonomian Kota Surabaya saat ini yang mulai berkembang di wilayah Surabaya Timur dan Surabaya Utara.

“Untuk memfasilitasi perkembangan perekonomian diwilayah tersebut, pelaku usaha pasti sangat membutuhkan pasokan energi listrik. Jadi untuk itu pada tahun 2017 ini kami akan fokus untuk menyiapkan 3 GI yang ada di Kota Surabaya,” kupas dia.

Dia juga menjelaskan jika selain di Kota Surabaya, pihaknya juga berkomitmen untuk segera menyelesaikan pembangunan PLTGU Grati Pasuruan yang memiliki daya 2 x 160 MW.

“Jika akhir tahun 2017 ini PLTGU Grati dapat beroperasi penuh, maka kedepan pasokan tenaga listrik untuk wilayah Bali bakal teratasi sepenuhnya,” kupas dia.

Perlu diketahui, masuk triwulan pertama tahun 2017, PT PLN Distribusi Jawa Timur mencatat ada sekitar 8.600 Mega Watt (MW) daya pasokan listrik yang ada di wilayah Jawa Timur. Jika dibandingkan dengan kebutuhan listrik di wilayah Jawa Timur, saat ini jumlahnya kurang lebih mencapai 5000 MW.

Lantas, untuk kebutuhan Pulau Bali saat ini jumlahnya mencapai 200-300 mw. Lantas untuk kebutuhan listrik di Pulau Madura sampai saat ini jumlahnya menyentuh 100 MW. Jika dihitung secara detail, kurang lebih saat ini Provinsi Jawa Timur mengalami surplus listrik sebesar 2.000 MW. (wh)