PLN Jatim Kebut Penyelesaian GI Kedinding Dan GI Kalisari

PLN Jatim Kebut Penyelesaian GI Kedinding Dan GI Kalisari

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali Amin Subekti, GM PLN Distribusi Jatim Dwi Kusnanto, dan GM PLN Unit Transmisi Sumariadi meninjau GI Kalisari Surabaya. Foto: arya wiraraja/enciety.co

PT PLN Distribusi Jatim memastikan jika proses percepatan penyelesaian Gardu Induk (GI) Kedinding dan GI Kalisari. Rencananya, masing masing travo gardu induk punya kapasitas 1×60 megawatt (MW) yang diperuntukkan bagi wilayah Surabaya Timur dan Surabaya Utara.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali, Amin Subekti menjelaskan , untuk menyelesaikan dua gardu induk ini sangat dibutuhkan untuk  mensinergiskan dan penyetaraan tingkat ekonomi di wilayah tersebut dan juga wilayah Madura.

“Di samping menopang kanal kanal baru diwilayah yang membutuhkan pasokan listrik seara layak di kawasan itu,” terang  Amin, Rabu (22/3/2017).

Dijelaskan olehnya, guna mendukung percepatan laju perekonomian di sisi Madura, Gardu Induk Kedinding kedepan akan ditambah lagi satu sirkuit yang diperuntukkan khusus bagi wilayah Madura yang dayanya mencapai 190 megawatt (MW).

Dalam kesempatan yang sama, Pinto Raharjo, Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur menjelaskan, bahwa tidak hanya meninjau GI Kedinding dan GI Kalisari, jajaran direksi PT PLN juga melakukan peninjauan secara langsung ke Gardu Induk Bambe di wilayah Surabaya Barat.

Gardu Induk di wilayah Bambe kedepan juga akan ada penambahan 2×60 megawatt (MW). “Diperkirakan bulan Juni mendatang sudah masuk interkoneksi dengan PLN sehingga sudah bisa mensuplai listrik bagi pertumbuhan industri dikawasan tersebut,”tegas Pinto.

Dengan beroperasinya Gardu Induk yang saat ini dipercepat penyelesaiaannya, PLN mentargetkan akan bisa mengimbangi laju pertumbuhan industri yang membutuhkan kebutuhan listrik secara layak.

“Kita targetkan ketiga gardu induk tersebut sudah bisa mensuplai kebutuhan listrik untuk ketiga wilayah itu pada bulan Juni tahun ini,” tandas Pinto. (wh)