Pintu Kali Jagir Surabaya Dicat Ulang

Pintu Kali Jagir Surabaya Dicat Ulang
Pintu kali Jagir yang dicat ulang oleh para pekerja. foto: umar alif/enciety.co

Pusat pengendalian banjir di Kota Surabaya, pintu air Kali Jagir, yang berada di kawasan Wonokromo dicat ulang. Bangunan yang dibuat untuk mengatur aliran Kalimas dan sungai Brantas menuju ke Timur Surabaya tersebut dibangun pada zaman Belanda.

Beberapa pekerja proyek harus menggunakan scaffolding untuk menjangkau bagian atas bangunan pintu air ini.

“Di cat ulang agar tidak terlihat kusam. Juga memperbaiki beberapa bangunan bila ada,” kata Amrin salah satu pekerja kepada enciety.co, Kamis (6/8/2015).

Dengan pengecatan ulang ini, diharapkan agar bangunan bersejarah tersebut tidak rusak seiring berjalannya waktu. Diharapkan, pengecatan ini akan selesai dalam seminggu ke depan.

“Untuk pemilihan warna tetap seperti yang dahulu yaitu kuning terang agar dapat terlihat cerah di malam hari,” tuturnya.

pintu-air-kali-jagir

Diketahui, air dari Kali Jagir ini sangat diperlukan oleh warga kota Surabaya dan sekitarnya. Karena air sungai ini juga diolah menjadi Air PDAM yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Setiap beberapa periode (beberapa bulan) sekali diadakan pembuangan endapan lumpur dari PDAM atau yang sering disebut warga sebagai “pengglontoran” ke aliran Kali Jagir.

Dengan adanya penggelontoran ini biasanya menyebabkan ikan serta beberapa jenis hewan air tawar lainnya mabuk. Keadaan ini dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk mendapat ikan tanpa bersusah payah, hanya dengan menggunakan jarring, maka akan terjaring ikan-ikan yang mabuk tadi. (wh)