Pilpres, Trafik Telepon Seluler Naik Hingga 27 Persen

 

Pilpres, Trafik Telepon Seluler Naik Hingga 27 Persen

Pelaksanaan pilpres pada 9 Juli lalu membawa dampak besar bagi operator seluler. Setidaknya sejumlah operator seluler mengalami lonjakan traffic yang bervariasi.

Telkomsel umpamanya, mengalami lonjakan trafik data tertinggi hingga mencapai 27,59 persen yang terjadi pada pukul 12.00 WIB hingga 13.00 WIB. Tetapi secara umum Telkomsel mencatat penggunaan layanan data sebesar 665 TB secara nasional.

Berdasarkan data yang disampaikan Telkomsel, Kamis (10/7/2014) , kenaikan trafik data mengalami kenaikan sebesar 17,37 persen dibanding hari normal. Dimana kenaikan tertinggi terjadi di kota Bandung yang mencapai 25,93 persen.

“Berbeda dengan voice dan SMS, pada hari pencoblosan terjadi kenaikan trafik layanan data, khususnya di siang hari. Hal ini menunjukkan masyarakat sangat aktif mengakses internet dan sosial media untuk mencari dan bertukar informasi,” ungkap Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati dalam keterangan persnya.

Telkomsel mempredikasi selama beberapa hari ke depan masih akan terjadi kenaikan data, antara 5 persen hingga 10 persen dibanding hari pencoblosan. Sedangkan untuk layanan SMS dan voice, kenaikan diprediksi mengalami kenaikan sekitar 5 persen.

Tanda-tanda lonjakan trafik sudah terjadi sejak kampanye pilpres 4 Juni lalu. Dimana peningkatan trafik jaringan Telkomsel sebesar 15 persen, SMS 10 persen, dan layanan suara meningkat 5 persen.

Sedangkan kota yang mengalami kenaikan tertinggi adalah Bandung dan sekitarnya yang naik sekitar 15-25 persen. Surabaya dan sekitarnya serta Jakarta dan sekitarnya naik antara 10-20 persen. Telkomsel menegaskan sepanjang lonjakan trafik tidak terjadi gangguan layanan terhadap pelanggan.

Lonjakan juga dialami PT Axiata (XL) sepanjang pilpres 9 Juli lalu. Vice President Corporate Communication XL, Turina Farouk menyebutkan layanan terhadap pelanggan tetap lancar dan tidak mengalami gangguan.

“Layanan data melalui aplikasi seperti Twitter, Facebook, Path, LINE, BBM serta aplikasi messaging lainnya, masih menjadi pilihan favorit pelanggan untuk saling  berkomunikasi,” tulis Turina Farouk melalui surat elektronik, Kamis petang.

Pada hari normal, trafik percakapan mencapai 510 juta menit/hari, SMS 700 juta SMS/hari,  dan data mencapai 325 Terabytes/hari. Sementara Untuk layanan percakapan, persentase kenaikan tertinggi di hari-H di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Jogjakarta sebesar 11,04 persen dan Jawa Timur 6,79 persen. (wh)