Pilot Mogok, Lufthansa Batalkan 700 Penerbangan

lufthansa
Sebanyak 700 penerbangan jarak pendek dan menengah dibatalkan oleh Maskapai Lufthansa. Ini diakibatkan aksi mogok yang dilakukan pilot maskapai penerbangan asal Jerman tersebut, Kamis (19/3/2015).

Asosiasi pilot Lufthansa “Verenigung Cockpit” telah meminta para pilot yang menerbangan pesawat untuk jarak pendek dan menengah untuk ikut dalam aksi mogok pada hari ketiga Jumat.”Dampaknya, kami harus membatalkan 50 persen dari 1.400 jadwal penerbangan besok. Akibatnya, 84.000 penumpang kan terkena dampak dari pembatalan penerbangan ini,” demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh maskapai ini.

Asosiasi pilot Lufthansa ini melakukan aksi mogok pertama pada hari Rabu lalu selama 24 jam yang kemudian diteruskan pada Kamis, dan rencanya pada Jumat. Pada aksi Rabu, hanya pilot yang melayani rute jarak pendek dan menengah yang tidak terbang. Namun, pada aksi Kamis, sejumlah penerbangan jarak jauh juga dibatalkan karena pilotnya ikut aksi demo. Sedangkan, pada aksi Jumat akan diikuti oleh para pilot yang melayani rute jarak pendek dan menengah.

Pada aksinya hari Rabu lalu sebanyak 750 penerbangan dibatalkan yang berdampak pada 80.000 penumpang. Sedangkan, pada Kamis, aksi demo ini membatalkan 153 penerbangan jarak jauh yang berdampak pada 18.000 penumpang.

Asosiasi pilot ini telah melakukan aksi mogok lebih dari selusin aksi sejak April tahun lalu terkait dengan rencana manajemen untuk mengubah aturan mengenai pensiun dini pilot. Pertikaian ini mencuat setelah manajemen Lufthansa berencana menghapus aturan soal pilot yang bisa pensiun pada usia 55 tahun dengan menerima gaji hingga 60 persen sampai mereka benar-benar pensiun pada usia 65 tahun. Para pilot ini juga menaruh perhatian mereka terhadap tujuan pengembangan penerbangan berbiaya murah Lufthansa yang akan menghadapi persaingan yang sedang bertumbuh. (bst)