Pilar Pendidikan di Era Digital

Pilar Pendidikan di Era Digital

Kresnyana Yahya. foto:arya wiraraja/enciety.co

Kita harus memperhatikan pendidikan bagi para penerus bangsa kita ini. Terlebih, saat ini kita sedang dihadapkan oleh perkembangan zaman yang dipengaruhi perkembangan teknologi dan informasi.

Ada dua pilar dalam dunia pendidikan yang harus kita pahami. Pilar pertama, memahami perkembangan pendidikan dengan tidak hanya mengetahui tentang huruf dan angka, tapi juga kemajuan teknologi. Pilar kedua adalah kompeten.

Kedua pilar tersebut saling berkaitan satu dengan yang lain. Namun yang terpenting adalah kita kita harus mampu mempersiapkan penerus bangsa yang memiliki pengetahuan luas dan mampu mengakses dan mengoperasionalkan teknologi.

Selain itu, kita harus mengubah pola pendidikan anak. Dari yang dulunya hanya bersifat menghapal dan mengulang sebuah teori menjadi mengembangkan pola pikir yang mampu menemukan teori baru, penemuan- penemuan baru yang bermanfaat.

Tidak hanya sekadar hapalan, anak-anak kita harus mampu menganalisis dan dapat menemukan hal yang baru. Anak-anak harus mampu sadar hidup dalam dunia yang terus berkembang. Untuk bertahan dalam dunia tersebut mereka harus mampu berpikir bagaimana cara mengatasi masalah yang saat ini mereka hadapi. Untuk itu, mereka butuh pemikiran analisis yang akurat.

Komunikasi yang baik juga harus dimiliki oleh anak-anak saat ini. Perlu dicermati, pola komunikasi yang bagus harus ditunjang dengan pengetahuan luas. Komunikasi yang bagus dapat menunjang radius pergaulan seseorang. Untuk memiliki keahlian ini, seseorang harus mengasah keahliannya dengan banyak belajar.

Tugas kita saat ini adalah memberikan pendidikan yang berkarakter kepada para penerus bangsa tersebut. Dengan berkembangnya teknologi dan informasi, dunia pendidikan bakal mudah diakses.

Betapa pun, tantangan ke depan juga semakin besar. Dengan adanya perkembangan tersebut, kita tidak boleh malah membatasi mereka. Kita harus mampu mengarahkan mereka untuk dapat menjadi anak yang pandai dan memiliki keahlian untuk mengakses dunia yang serba digital. (wh)