PII segera Registrasi Insinyur Jatim

PII segera Registrasi Insinyur Jatim
foto: umar alif/enciety.co

Banyaknya lulusan perguruan tinggi yang hanya mengandalkan ijazah formal untuk bekerja dirasa belum cukup. Diperlukan sertifikat profesi untuk lulusan perguruan tinggi agar dapat bersaing dari rekan yang lainnya,

Sekretaris Eksekutif Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jatim, Ali Yusa, mengatakan pihaknya akan menggandeng dengan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) maupun Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk memassifkan sertifikasi insinyur.

“Kini di dunia kerja memang diperlukan sertifikasi profesi selain ijazah formal,” kata Ali Yusa kepada wartawan di Surabaya, Senin (7/9/2015).

Selain itu, imbunya, pihaknya juga bakal meregistrasi insinyur Jatim, baik dalam negeri maupun di luar negeri dengan jalan membuka sekolah keinsinyuran untuk menyiapkan diri. Proses sertifikasi sendiri dilakukan melalui bidang keterampilan (BK) yang dimiliki PII Jatim.

Menurut Yusa, BK PII Jatim merupakan satu-satunya yang diakui secara internasional. Terdapat sembilan jenis BK yang siap menyertifikasi. Di antaranya BK Mesin, BK Kelautan, BK Industri, BK Elektronika, BK Sipil, BK Kimia, dan lain sebagainya.

“Apalagi jelang menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akhir 2015 ini sangat diperlukan sertifikat profesi agar penyedia lapangan kerja lebih mengambil para peraihnya. Jadi pencari kerja dapat bersaing dengan para tenaga terampil dari negara-negara lainnya,” pungkas dia. (wh)