Pidato Prabowo Bikin Saham Anjlok

 

Pidato Prabowo Bikin Saham Anjlok

Pidato penolakan dan penarikan diri dari proses Pilpres 2014 oleh Capres Prabowo Subianto berikan sentimen negatif pada pasar saham.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia melemah 74,47 poin (1,45 persen) ke level 5.052,65 pada sekitar pukul 15.32 WIB, hari ini, Selasa 22 Juli 2014. IHSG sempat anjlok hingga 109,3 poin (2,13 persen) di posisi 5.017,74 pada sekitar pukul 15.07 WIB.

Indeks saham mulai terlihat turun menjelang penutupan sesi pertama, dan semakin tajam setelah sesi kedua perdagangan.

Selama transaksi hari ini, indeks bergerak di kisaran 5.015 hingga 5.155. Padahal, sehari sebelumnya, pada penutupan perdagangan Senin, 21 Juli 2014, IHSG menguat 40 poin (0,8 persen) ke posisi 5.127. Pada perdagangan kemarin, investor asing mencatat penjualan bersih sebesar Rp23 miliar.

Analis PT Bahana Securities, Chandra Widjanarka, sebelumnya sempat memprediksi IHSG masih akan bergerak mixed dengan potensi terjadi penguatan.

“Kisaran perdagangan di level 5.070-5.165. Karena, jika dilihat dari data mingguan, IDX masih berada di atas level standar +1 dari MA20 weekly,” ujar dia dalam analisisnya pagi ini.

Dia awalnya memperkirakan potensi kenaikan IHSG menuju kisaran 5.165 dengan support di level 4.970.

Kondisi berbeda terjadi pada pergerakan nilai tukar rupiah. Berdasarkan data kurs referensi pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah pagi ini justru menguat ke level Rp11.531 per dolar AS, dibandingkan sehari sebelumnya di posisi Rp11.577 per dolar AS.

Namun, pada sesi siang, menurut data CNNMoney, rupiah bergerak di kisaran Rp11.763 per dolar AS, atau melemah dibanding sehari sebelumnya.

Seperti diketahui, dalam pidatonya di markas tim pemenangan, Rumah Polonia, Jakarta Timur, Selasa 22 Juli 2014, calon presiden Prabowo Subianto menyatakan menarik diri dari proses pemilihan presiden yang sedang berlangsung. (vva/ram)