Phone Tablet Diprediksi Rajai Tahun 2015

Phone Tablet Diprediksi Rajai Tahun 2015

Penjualan Phablet (phone tablet) di Indonesia diprediksi akan kian moncer tahun depan. Prediksi ini disampaikan oleh Marketing Director Intel Indonesia Hermawan Sutanto.

“Sekarang ini sudah biasa lihat konsumen punya multiple devices, ada tiga: smartphone, tablet, dan laptop. Perlahan-lahan dapatlah titik temu di mana cukup satu atau dua device karena phablet ini ada di titik tengah antara tablet sama smartphone,” kata Hermawan di Jakarta Pusat, Selasa (16/12).

“Konsumen jadi mikir, ‘ya udah deh daripada bawa dua, tablet sama smartphone, mending beli phablet aja’,” ujarnya.

Selain phablet yang layarnya berukuran antara 5,5 – 6 inci, ada juga kategori baru yang muncul yaitu 2 in i. Bentuknya bukan gawai baru namun lebih ke perangkat tambahan yang menambah fungsionalitas. Umumnya berbentuk keyboard terpisah yang bisa digunakan dengan tablet. Menurut Hermawan perangkat tersebut membuat tablet terasa seperti laptop.

Hermawan memperkirakan, tablet ukuran 10 inci akan lebih banyak dipakai menjadi 2 in 1 daripada yang 8 inci.

“Kalau 10 inci kan lebih mendekati laptop yang layarnya 11 inci, terus kalau dipasang sama keyboard juga jaraknya (dari ujung ke ujung keyboard) tidak terlalu jauh. Lihat, kalau yang 8 inci jaraknya kelihatan jauh kan. Saya pikir orang akan lebih banyak memakai tablet 10 inci untuk jadi 2 in 1,” ucap alumni Institut Teknologi Bandung itu.

Pertengahan tahun ini International Data Corporation mengeluarkan data penjualan tablet yang hanya naik 12 persen, padahal tahun lalu tumbuh 51,8 persen. Salah satu penyebabnya adalah kanibalisasi pasar oleh phablet. (bst/ram)