PGN Kebut Proyek Pipanisasi Gas Bumi di Jatim

PGN Kebut Proyek Pipanisasi Gas Bumi di Jatim
Fotok: detik.com

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) berupaya memperkuat kehandalan jaringan pipa gas bumi nasional. Di Jawa Timur, PGN tengah merampungkan penyelesaian konstruksi pipanisasi gas bumi sepanjang 27 kilometer. Langkah ini juga sebagai upaya memperluas jangkauan dan pasar yang ada.

General Manager PGN SBU II Wahyudi Anas menegaskan, pembangunan jaringan pipa gas bumi ini terbagi dalam tiga tahap. Tahapan ini meliputi beberapa kota seperti, Pasuruan dan Sidoarjo.

Tahap pertama pembangunan jaringan pipa sepanjang 15 km dengan ukuran pipa 10 inchi di wilayah Pasuruan, Kejayan hingga Purwosari. Tahap kedua Kalisongo-Waru sepanjang 30 km dengan pipa ukuran 16 inchi dan tahap ketiga dari Jetis hingga Ploso sepanjang 27 km dengan ukuran pipa 16 inchi.

“Perluasan jaringan menjadi kunci, karena pasar eksisting telah jenuh,โ€ ungkap Wahyudi.

Dia menambahkan kondisi ini terlihat dari kecilnya penambahan jumlah pelanggan dari sektor industri sepanjang tahun 2014.

Dimana sektor tersebut hanya tumbuh sekitar 31 industri dengan kebutuhan gas sebesar 2,4 juta kaki kubik per hari (mmscfd). Jumlah ini sangat kecil sehingga untuk memperbesar pasar, harus menarik pipa keluar dari pasar eksisting.

Untuk proyek pembangunan jaringan pipa tahap pertama telah memasuki fase pre konstruksi oleh kontraktor Engineering Procurement and Construction (EPC). Diperkirakan, dua bulan kedepan mobilisasi material dan peralatan telah mulai dilakukan untuk proses pembangunan. Sementara tahap kedua dan ketiga masih dalam proses persiapan.

“Pengembangan infrastruktur di wilayah baru sangat penting untuk memeratakan dan meningkatkan konsumsi gas bumi. Apalagi untuk wilayah Mojokerto-Jombang akan ada banyak kawasan industri yang dibangun,โ€ lanjutnya.

Perluasan pasar yang bakal terealisasi di tahun 2015 mendatang, diperkirakan konsumsi gas bumi di wilayah Jatim tahap awal naik sebesar 10 mmscfd. Angka itu lebih tinggi dibanding konsumsi gas Jatim saat ini yang mencapai 136 british thermal unit per day (BBTUD). Sementara pasokan gas bumi untuk wilayah Jatim saat ini mencapai 160 BBTUD. (wh)