Petani PTPN XI Terima Bantuan Kemitraan Pertamina Rp 35 M

Petani PTPN XI Terima  Bantuan Kemitraan Pertamina Rp 35 M

Komitmen PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI membantu petani tebu binaan terus ditingkatkan. Kali ini BUMN pengelola 16 pabrik gula (PG) di Jatim tersebut  memanfaatkan dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Pertamina (Persero) untuk membantu peningkatan produktivitas tebu rakyat melalui penerapan praktik budidaya terbaik (best agricultural practices).

Jumlah untuk 2014 mencapai Rp 35 miliar dengan catatan biaya per hektar dibantu Rp 12,5 juta. PTPN XI bertindak sebagai penjamin (avalist) sehingga semua beban pinjaman petani lunas melalui pemotongan hasil usaha saat panen dari penjualan gula dan tetes bagian petani sesuai formula bagi hasil yang berlaku.

Sebelum menerima bantuan,  para petani  mendapatkan pelatihan dari PTPN XI. Pelatihan berlangsung 6-10/2/2014 di Kuta, Bali dengan menyertakan Manager Tanaman dan Manager Finansial PG. PTPN XI berharap, melalui pelatihan bersama akan lebih meningkatkan kebersamaan dalam melaksanakan kemitraan. Petani tebu memang menjadi mitra penting PTPN XI. Dari proyeksi arel tebu giling  seluas 81.517  hektar untuk menghasilkan bahan baku tebu 6,2 juta ton, 85  persen di antaranya merupakan tebu rakyat. “ Korporasi sadar bahwa petani memegang peran penting bagi tumbuh dan berkembangnya perusahaan,” terang Adig Suwandi, Sekretaris Perusahaan PTPN XI.
Terhadap petani binaan PKBL, PTPN XI masih membuka kesempatan bagi mereka bila untuk budidaya ternyata kurang. Petani dipersilahkan meminjam dana untuk tebang-angkut dengan pembayaran kembali saat panen.

Selain PKBL, PTPN XI juga menjadi avalist bagi petani yang berkeinginan mendapatkan Kredit Ketahanan Pangan dan Energi Tebu Rakyat (KKPE-TR) senilai Rp 350 miliar. Sebagian bunga KKPE-TR  disubsidi pemerintah. (ram)