Pesta Lampion untuk Jokowi di Surabaya Cetak Rekor Muri

Pesta Lampion untuk Jokowi di Surabaya Cetak Rekor Muri
Ribuan warga Surabaya yang memadati Taman Surya Surabaya menerbangkan 17.800 lampion sebagai bentuk harapan baru untuk Presiden ke-7 Joko Widodo dan Jusuf Kalla, Senin (20/10/2014).

Riuh kemeriahaan dilantiknya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla membuat masyarakat Indonesia bergerak untuk merayakan buah dari pesta demokrasi pada 9 Juli lalu.

Seperti yang terlihat Senin (20/10/2014) malam, ribuan warga Surabaya memenuhi di Taman Surya Surabaya untuk menerbangkan sedikitnya 770 lampion sebagai simbol harapan bersama untuk presiden baru.

pesta-lampion-surabaya-2   pesta-lampion-surabaya-3

Ketua Panitia tasyakuran pelantikan Jokowi-JK, Taru Sasmita mengatakan, diselenggarakannya pesta lampion ini sebagai bentuk syukur masyarakat Indonesia khususnya warga Surabaya atas dilantiknya presiden dan wakilnya Jokowi-JK.

“Dengan menerbangkan lampion ini, kami menaruh harapan ke pundak Pak Jokowi dan JK untuk berjuang agar Indonesia lebih baik lagi. Karena saat ini tanggung jawab Indonesia telah ditaruh ke pundak Jokowi-JK,” terang Taru seusai memandu menerbangkan lampion.

Selain sebagai agenda syukuran, Taru juga menargetkan kegiatan menerbangkan lampion yang serentak dilakukan di lima kota di Seluruh Indonesia ini akan tembus rekor Museum Dunia Rekor Indonesia (Muri). Lima kota tersebut di antaranya Bandung, Jakarta, Medang, Makassar, dan Surabaya.

“Totalnya kami menerbangkan sebanyak 17.800 lampion yang terbagi di lima kota di Indonesia. Waktu penerbangannya pun dilakukan secara serentak pada pukul 19.00 WIB,” tambahnya.

Dari pantauan enciety.co di Taman Surabaya Senin malam, ribuan warga Surabaya tampak sumringah mengantarkan Jokowi-JK sebagai pemimpin baru Indonesia. Satu di antaranya Herman yang sengaja membawa kedua anaknya untuk berpesta menerbangkan lampion.

“Semoga Pak Jokowi dan Pak JK bisa mengemban amanah ini. Kami inginnya Indonesia lebih baik lagi,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya, Chandra Oratmangun membeberkan untuk mengamankan berjalannya kegiatan pesta bertajuk “Simbol Harapan Baru Rakyat Indonesia” itu dia menerjunkan 80 personel PMK.

“Ada juga dua unit mobil pemadam kebakaran. Selain itu ada juga petugas yang siaga di daerah masing-masing mewaspadai terjadinya kebakaran akibat lampion yang jatuh di atas genteng warga,” tuturnya. (wh)