Perusahaan Tambang Bangun Smelter USD 6 M

Perusahaan Tambang Bangun Smelter USD 6 MInvestasi perusahaan tambang untuk mendukung kegiatan pengolahan dan pemurnian (smelter) di dalam negeri telah berjalan.

Menurut Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM Sukhyar menjelaskan, komitmen investasi dari Kontrak Karya (KK) dan Izin Usaha Pertambangan (IUP) dalam mewujudkan pengolahan dan pemurnian sekira USD17,4 miliar.

“Untuk investasi baru terealisasi USD 6 miliar dari KK dan IUP yang telah menjalankan pengolahan serta pemurnian,” ucap Sukhyar di Jakarta, Jumat (3/1/2014).

Kata Sukhyar, dengan adanya investasi dari perusahaan tambang baik Kontrak Karya (KK) dan Izin Usaha Pertambangan (IUP) itu artinya mulai menjalankan usaha nilai tambah yang tertuang dalam undang-undang Nomor 4 tahun 2009 tentang hilirisasi di sektor tambang minerba didalam negeri.

Seperti yang diketahui, guna menjalankan Undang-Undang Mineral dan Baturaba (Minerba) Nomor 4 tahun 2009 secara baik, Pemerintah tengah merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 tahun 2010 dan Peraturan Menteri ESDM (Permen ESDM)Nomor 20 tahun 2013 untuk menata ulang pelaksanaan ekspor bahan mineral.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM, Sukhyar mengatakan kedua peraturan tersebut perlu direvisi karena dinilai sangat ketat bagi perusahaan tambang.

“Sekarang kami sedang merevisi PP 23 tahun 2010, dan revisi permen ESDM 20 tahun2013. Kedua aturan ini menjadi term dalam negosiasi kontrak,” paparnya. (okezone/wh)