Empat Perusahaan Migas Eskplorasi di Sumenep

 

Empat Perusahaan Migas Eskplorasi di Sumenep

Empat perusahaan Minyak dan Gas (Migas) nasional dan asing melakukan eksporasi di Kabupaten Sumenep.  Keempat  perusahaan tersebut adalah Husky Cnooc Madura Limited (HCML), SPE Petrolium, Petro Java, dan Energi Mineral Langgeng (EML). Mereka terikat dalam Kontraktor  Kerja Sama (K3S).

Kepala Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Sumenep, Abdul Kahir mengatakan, PT HCML positif melanjutkan eksplorasinya di Perairan Pulau Raas, SPE Petrolium di Kecamatan Pragaan, PT EML di Kecamatan Saronggi dan Petro Java di Blok North Kangean. “Dua on shore dan dua lagi off shore,” katanya, Senin, (10/2/2014).

Menurut Kahir sejauh ihi HCML yang paling intens.  Perusahaan ini bahkan memberikan pelatihan kepada tenaga SDM di PT WUS dan Kantor ESDM Sumenep dalam hal pengadaan barang dan jasa terkait kegiatan eksplorasi migas. “Kerjasama ini dimaksudkan supaya Sumenep tidak hanya di eksploitasi saja kekayaan alamnya.” Jika empat perusahaan itu mengeksploitasi, ada syarat lanjutan yang harus dipenuhi yaitu memiliki kantor perwakilan di Sumenep dan bekerja sama dengan BUMD.

Sebelum empat perusahaan itu sudah ada dua perusahaan migas lain yang melakukan eksploitasi migas di Sumenep yaitu PT Santos dan KEI. PT Santos yang beroperasi sejak 2007, tidak hanya menggarap Blok Maleo di Kecamatan Gili Genting, tapi juga menggarap Blok Peluang.  Sedangkan PT Kangean Energi (KEI) menggarap sumur migas di Pulau Pagerungan Besar dan sumur Terang Sirasun Batur (TSB) di perairan Pulau Komirian, Kecamatan Raas. “Yang sumur Sepanjang sudah ditinggalkan KEI karena cadangan minyaknya habis.” (tem/ram)