Pertumbuhan Netto Penerimaan Pajak Capai 87,58 Persen pada 2019

Pertumbuhan Netto Penerimaan Pajak Capai 87,58 Persen pada 2019

foto: arya wiraraja/enciety.co

Hingga sampai 31 Desember 2019, pertumbuhan netto penerimaan pajak 7,22 persen dengan capaian 87,58 persen. Target realisasi keseluruhan mencapai 87,28 persen.

Kabid Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan (DP3) Kanwil Direktorat Jendral Pajak (DJP) Jatim I Pestamen Situmorang menjelaskan, data ini merupakan data sementara yang harus dicocokkan dengan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan.

“Dengan kondisi perekonomian saat ini, kita sangat bersyukur dengan capaian yang kita raih dengan nilai di atas target 87,58 persen atau sekitar Rp 43,77 triliun,” ungkap dia dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya yang dipandu Kresnayana Yahya, Chairperson Enciety Business Consult, Jumat (3/1/2020).

Dalam kesempatan sama, Kabid Penyuluhan Pelayanan (P2) Humas Kanwil DJP Jatim I Heru Budi Kusumo mengatakan, ada beberapa langkah telah dilakukan DJP Jatim I untuk meningkatkan realisasi penerimaan pajak 2019. Di antaranya, program penyuluhan yang mengandeng beberapa perguruan tinggi dengan menyediakan tax center.

Perlu saat ini ada 17 titik tax center yang tersebar di lingkungan DJP Jatim I. Di tax center itu diberikan pengenalan bagi wajib pajak sejak dini dan disediakan konsultasi pajak. Hasilnya, ada peningkatan nilai kepatuhan wajib pajak. Pada 2018, nilainya 85 persen/ Sedang pada 2019, nilainya meningkat menjadi 87 persen.

Selain itu, DJP Jatim I juga punya cara jitu untuk menggugah para wajib pajak baru supaya sadar akan membayar pajak. Di antaranya program inklusi wajib pajak.

“Program ini memasukkan konten-konten ajakan membayar pajak dalam mata kuliah wajib umum di perguruan tinggi dengan tujuan supaya para mahasiswa dapat menaati peraturan membayar pajak ketika telah lulus dan bekerja kelak,” papar Heru. (wh)