Pertamina Siapkan Capex USD 2 Miliar Untuk Energi Terbarukan

 

Dwi-Soetjipto-Dirut-Pertami
Dwi Soetjipto

PT Pertamina (Persero) mendukung program pemerintah dalam mengembangkan energi baru terbarukan. Dalam lima tahun kedepan, Pertamina menargetkan bakal membangun pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan dengan total daya 1.000 megawatt (MW).

Direktur Utama Pertamina, Dwi Soejipto, mengatakan, pihaknya menyiapkan belanja modal (capital expenditure/Capex) sebesar USD 2 miliar untuk menyokong proyek tersebut. “Ini bentuk keseriusan kami dalam mendukung program listrik energi terbarukan yang dicanangkan oleh pemerintah,” ujar mantan Dirut Semen Indonesia ini.

Pertamina, lanjut dia, kerap dikonotasikan sebagai perusahaan minyak dan gas. Bahkan, kadang cuma disebut perusahaan minyak. “Kami ingin menepis hal tersebut, lantaran dalam jangka panjang Pertamina bakal membangun banyak pembangkit berbahan energi terbarukan,” jelasnya.

Dwi sendiri tidak membeberkan secara pasti dimana saja proyek 1.000 MW tersebut akan dibangun. Dirinya hanya menjelaskan, saat ini sudah direncanakan untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 50 MW di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. “Untuk kapasitas 50 MW itu sangat besar sekali,” ujarnya. (bst)