Pertamina Siapkan 210 SPBU Jatim dan Bali Layani Pertalite

Pertamina Siapkan 210 SPBU Jatim dan Bali Layani Pertalite
foto: motohits.wp

Sebanyak 210 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jawa Timur dan Bali sudah bisa melayani pembelian produk Pertalite dari Pertamina, dari awalnya hanya 33 SPBU saat kali pertama diluncurkan pada 24 Juli 2015.

“Pertalite di wilayah Marketing Operation Region (MOR) V Jatim kini sudah dapat dinikmati konsumen di 210 SPBU, dan tersebar di 30 kota/kabupaten wilayah Jatim dan Bali,” ucap General Manager Pertamina MOR V Ageng Giriyono di Surabaya, Jumat (4/8/2015).

Ageng menargetkan, hingga akhir tahun 2015 diharapkan sudah ada sebanyak 400 SPBU di wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT yang bisa melayani produk serupa, sesuai dengan target Pertamina pusat.

Sementara Retail Fuel Marketing Region Manager V, Ibnu Chouldum mengatakan bertambahnya SPBU yang menjual Pertlaite menunjukkan tingginya animo masyarakat di wilayah Region V dalam menggunakan Pertalite sebagai bahan bakar kendaraan mereka.

Ibnu menyebutkan berdasarkan data Pertamina MOR V Jatim, semakin banyaknya SPBU yang menjual Pertalite mampu menurunkan konsumsi Premium sebesar 12 persen.

Oleh karena itu, pihaknya berusaha akan terus mendorong agar penurunan konsumsi Premium semakin besar, dan masyarakat bisa beralih menggunakan Pertalite.

Sementara salah satu Pengawas SPBU 54.602.64 wilayah Panjang Jiwo, Surabaya, Jatim, Didik mengakui animo masyarakat Surabaya dalam menggunakan produk Pertalite memang sangat tinggi.

Sebab, sejak SPBU wilayahnya mulai menjual Pertalite pada pertengahan Agustus 2015, kini terus terjadi peningkatan dari hanya 3 Kilo Liter Per Hari menjadi 3,5 hingga 4 Kilo Liter Per Hari.

Namun demikian, tingginya konsumsi Pertalite di wilayah Panjang Jiwo diakui Didik tidak menurunkan konsumsi masyarakat terhadap Premium yang stabil pada kisaran 21 Kilo Liter Per Hari.

“Konsumsi Premium di sini masih stabil, jadi kemungkinan Pertalite dikonsumsi oleh konsumen baru, sebab meski permintaan tinggi tidak menurunkan konsumsi Premium,” ucapnya.

Sebelumnya, Pertalite kali pertama diluncurkan untuk uji pasar pada 24 Juli 2015 di 33 SPBU wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Mojokerto, kemudian diperluas pada 9 Agustus 2015 di wilayah Bali, dan 14 Agustus 2015 di wilayah Malang Raya, dan total hingga kini rata-rata penjualan di setiap SPBU mencapai 3,5 Kilo Liter per hari. (ant/wh)